• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Walikota Semarang Terima Penghargaan Wahana Tata Nugraha

 01-02-2017 09:08 WIB    by Admin    Dilihat: 934 kali Berita Kota
Mengawali tahun 2017, Kota Semarang memperoleh kado istimewa dengan diraihnya penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Walikota Semarang, Hendrar Prihadi di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selasa (31/1). Penghargaan diberikan karena Kota Semarang dinilai mampu mengelola transportasi khususnya angkutan darat BUS Rapid Transit (BRT) dengan baik dan memiliki inovasi dalam mengurai kemacetan lalu lintas.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutannya menjelaskan beberapa poin penting yang mempengaruhi baik tidaknya sistem transportasi perkotaan di antaranya adalah jumlah penduduk, kendaraan, pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, jumlah angkutan umum, dan disiplin berlalu lintas. 
“Jika jumlah penduduk dan kendaraan di perkotaan atau pedesaan sudah banyak, maka infrastruktur jalan dan jembatan juga harus dipenuhi secara seimbang juga. Karena jika tidak, maka akan menimbulkan kemacetan” jelasnya.
Pihaknya juga meminta kepada daerah-daerah agar tetap memperhatikan dan mengikuti dinamika transportasi yang ada di daerah masing-masing terutama yang dibutuhkan masyarakat. 

“Karena dari sanalah transportasi Indonesia bisa maju. Investasi Infrastruktur adalah investasi yang tiada henti, maka dari itu, Pemerintah akan tetap fokus pada program perbaikan jalan dan jembatan” lanjutnya.
Sementara Hendrar Prihadi usai menerima penghargaan, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi secara aktif sehingga kota Semarang meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan setelah melakukan penilaian secara menyeluruh baik dari aspek manajemen lalu lintasnya  maupun angkutan melalui transportasi massal BRT. Semangat untuk menata dan  memelihara ketertiban berlalu lintas dengan mengutamakan penggunaan moda angkutan umum terus kita tingkatkan, dibarengi dengan penataan sistem manajemen transportasi yang handal sehingga ke depan  meskipun kota ini tumbuh dengan pesat namun lalu lintasnya berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. “Penghargaan ini tidak ada artinya tanpa mereka semua” tutur Walikota.

Dikatakan Hendi panggilan akrab orang nomor satu di Semarang, saat ini pihaknya bekerja sama dengan Polrestabes sedang mengurai kemacetan lalu lintas yang terjadi di beberapa jalan protokol dengan memberlakukan sistem satu arah. “Fokus kami di tahun 2017 ini adalah mengurai kemacetan dan menjangkau warga masyarakat agar bisa mengakses moda transportasi massal dengan menambah 2 koridor BRT, koridor V (rute Meteseh-Anjasmara via Simpang Lima dan Pemuda) dan koridor VI (rute UNDIP-UNNES via Taman Diponegoro).
Plt. Kepala Dishubkominfo Semarang, Tri Wibowo menambahkan penghargaan Wahana Tata Nugraha tahun ini, Kota Semarang masuk dalam kategori Kota Raya bersama 5 kota besar lainnya. Di antaranya Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Surabaya, dan Makasar.

Lanjut Tri Wibowo, Wahana Tata Nugraha ini merupakan penghargaan yang ke delapan kali diterima Kota Semarang. Dengan rincian, tahun 2009-2010 memperoleh Piala Wahana Tata Nugraha kategori angkutan. Tahun 2011-2014  memperoleh Piala Wahana Tata Nugraha kategori angkutan dan lalu lintas. Dan puncaknya, di tahun 2015  memperoleh Wahana Tata Nugraha Kencana. “Sementara Wahana Tata Nugraha yang diraih tahun ini adalah penilaian selama tahun 2016” tuturnya.
“Adapun indikator penilaian yang dinilai tahun ini adaalah sarana dan prasarana keselamatan lalu lintas, angkutan massa baik barang maupun orang, dan perilaku masyarakat yang mentaati aturan lalu lintas yang ada” jelasnya.