• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Walikota Tawarkan Kredit UMKM Bunga Terendah se Indonesia, 3% per Tahun

 13-02-2017 07:33 WIB    by Admin    Dilihat: 291 kali Berita Kota
Gerimis di Minggu pagi (12/2) tak menggentarkan niat Walikota Semarang mengayuh sepeda tandem bersama istrinya Tia Hendrar Prihadi dari kediamannya menuju area Car Free Day di Taman Menteri Supeno Semarang. Ditemani sang istri ia terlihat antusias berinteraksi dari satu pedagang ke pedagang lainnya bak sales atau marketing yang sedang menawarkan produknya.
Adalah Kredit Wibawa (Wirausaha Bangkit jadi Jawara) yang pagi itu ditawarkan orang nomor satu di Semarang kepada para pelaku usaha kecil di kawasan taman KB tersebut. Kredit wibawa merupakan bagian dari komitmen Walikota Semarang bersama Pemerintah Kota Semarang guna mengembangkan UMKM di Kota Semarang.

Tak tanggung-tanggung, Kredit Wibawa ini menawarkan pinjaman hingga 50 juta rupiah untuk setiap UMKM dengan bunga hanya sebesar 0,25% pertbulan atau sama dengan 3% pertahun. Bahkan jika angsuran dibayarkan tepat waktu plafon bisa dinaikkan hingga mencapai 100 juta. Tak hanya itu, pelaku UMKM pun tidak perlu pusing memikirkan agunan untuk pinjaman hingga 5 juta rupiah.
Hendi sebagai Walikota Semarang bahkan berani mengklaim bahwa Kredit Wibawa merupakan Kredit dengan paling rendah se-Indonesia. “Kredit ini terendah se-Indonesia dengan bunga 3% pertahun atau hanya 0,25% perbulan", tegas Hendi.
Klaim Hendi tersebut bukanlah tak berdasar, sebelumnya MURI (Museum Rekor Indonesia) di tahun 2016 mencatat untuk rekor bunga terendah di Indonesia adalah sebesar 7% pertahun. Untuk itu maka Walikota Semarang tersebut merasa sangat optimis jika Kredit Wibawa dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM yang biasanya terkendala modal untuk dapat berkembang.

"Apalagi syaratnya sangat mudah, punya KTP Semarang, usahanya telah berjalan minimal 2 tahun, dan memiliki ijin usaha mikro kecil, sudah itu saja" jelasnya.
Namun setelah dilaunching pada 17 Januari lalu, setelah dievaluasi baru 25 UMKM yang telah memanfaatkan fasilitas ini. “Dari total anggaran sebanyak 7,05 miliar rupiah baru sedikit yang terserap. Untuk itu saya berinisiatif menawarkan kepada para pelaku usaha di acara CFD ini. Harapanya akan semakin banyak PKL yang tahu dan menyebarkannya ke rekan-rekan pedagang lainnya,” tuturnya seraya membagikan brosur.
Suparmin (45) salah satu PKL mengungkapkan bahwa ia merasa senang Pemkot memiliki kredit Wibawa ini bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya. “Alhamdulilah Pak Wali datang pagi ini dan menjelaskan program pinjaman tanpa agunan dengan bunga 3% per tahun ini. Saya akan segera mengurus ijin dan mengajukan pinjaman, karena kebetulan kami sedang membutuhkan tambahan modal untuk usaha penyetan kami,” katanya lugu.
Guna memenuhi salah satu syarat pinjaman usaha tersebut adalah ijin usaha. Para pelaku usaha dapat mendaftarkan usahanya melalui iJUS MELON atau ijin Usaha Mikro melalui Online adalah layanan berbasis online kepada para pelaku usaha mikro di Kota Semarang untuk memberikan legalitas kepada seseorang atau pelaku usaha kecil dalam bentuk data lembar.

Walikota menambahkan para pelaku usaha bisa langsung ke RT RW, Kelurahan, dan Kecamatan untuk minta surat pengantar, dan ijin tersebut akan jadi dalam waktu 4 menit. “Kalau ada yang minta bayaran saat mengurus ijin, segera telpon saya, akan saya tindak tegas oknumnya karena pengurusan ijin ini gratis tinggal membawa KTP dan KK,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Litani Satyawati menambahkan bahwa pada tahun 2016 juga ada pinjaman dengan bunga 6% yang telah dimanfaatkan oleh 4.000 pelaku usaha. Apabila dijumlahkan dengan plafon tahun ini yang sebesar 7,05 miliar maka total anggaran mencapai 17 miliar. “Dari sebanyak 7.000 pelaku usaha yang mempunyai ijin dan ada 4.000 yang telah terfasilitasi, maka kami yakin melalui program tahun ini dapat mengakomodir sisanya sehingga capian kerja akan optimal,” katanya.
Terakhir, Hendi juga tak lupa meminta kepada para pelaku usaha yang nantinya memanfaatkan program Kredit Wibawa ini dapat tertib dalam melakukan angsuran agar dapat bergulir untuk dinikmati pelaku UMKM lainnya. "Manfaatkan program ini, silahkan hubungi call center kami di  024 3584086 untuk informasi lengkap. Jangan lupa tertib dalam mengangsur karena bagaimanapun akan ada catatan ketika kita mangkir yang mana kedepannya pasti akan menghambat usaha kita," pungkasnya.