• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Kunjungi Semarang, Menteri Belanda Hibahkan Data Sejarah Kota Semarang

 17-02-2017 08:09 WIB    by Admin    Dilihat: 151 kali Berita Kota
Kunjungi Semarang, Menteri Belanda Hibahkan Data Sejarah Kota Semarang

Kamis (16/2) siang, Walikota Semarang mendapat kunjungan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Belanda Mrs. Mariette Jet Bussemaker. Kedatangannya itu dimaksudkan untuk meninjau perkembangan Kota Lama serta berniat menyerahkan sejumlah data terkait sejarah yang ada di Kota Semarang.
Setelah berkeliling dari Lawangsewu, Stasiun Tawang, Gereja Blendhuk dan sekitarnya ia beserta rombongan mengemukakan bahwa pihaknya memiliki banyak data historikal yang ada di Kota Semarang dan berniat menyerahkan ke Pemerintah Kota Semarang.
“Sayangnya penyerahan hibah data tersebut harus dilakukan government to government. Jadi kemarin kami menandatangani MoU dan menyerahkan ke Kementrian Pariwisata RI agar dapat diserahkan ke Pemerintah Kota Semarang, dan kemudian mampir untuk melihat secara langsung Kota Lama sebagai peninggalan kolonial Belanda di masa lampau,” tutur Jet Bussemaker didampingi Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama atau BPK2L.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi tentu merasa senang. Menurutnya kekayaan data yang nantinya akan diserahkan kepada Pemkot Semarang ini akan memperkuat historikal Kota Lama sebagai salah satu cagar budaya yang dimiliki dunia.
“Dengan adanya data-data ini akan memperkuat bukti adanya sejarah yang terjadi di Kota Semarang sehingga kelak dapat diteruskan kepada anak dan cucu kita. Selain itu dengan menguatnya nilai-nilai sejarah di Kota ini ke depan otomatis kesejahteraan masyarakat Kota Semarang akan meningkat,” tandasnya.
Selain itu kunjungan menteri Negara kincir angin itu guna menawarkan program pertukaran pelajar bagi perguruan tinggi di Semarang. Walikota menyambut baik pertemuan ini. “April mendatang pihaknya akan mengajak beberapa perguruan tinggi untuk melakukan penjajakan ke Belanda. Jika sudah ada MoU pasti segera kami realisasi,” ujarnya.