• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemerintah Kota Semarang Beri Penghargaan 25 Wajib Pajak Berprestasi

 24-02-2017 08:20 WIB    by Admin    Dilihat: 762 kali Berita Kota
Dua Puluh Lima Wajib pajak (WP) Kota Semarang terima penghargaan dari Pemerintah Kota Semarang sebagai wajib pajak beprestasi dalam acara ‘Pemberian Penghargaan kepada Wajib Pajak Daerah yang Berprestasi Tahun 2016’ yang di selenggarakan Pemkot Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Kamis (23/2) di Grand Majesty Convention Hall.
Ke dua puluh lima wajib pajak tersebut berasal dari objek pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir. Kategori hotel di serahkan kepada Novotel, Graha Santika, Ibis, Ibis Budget, City One, Olympic, Blambangan, Pelangi Indah, dan Sisingamangaraja Guest House. Sedang wajib pajak restoran diberikan kepada PT. Fastfood Indonesia, Pizza Hut Pandanaran, Shabu Auce, RM Ikan Bakar Cianjur,, RM Gama Ikan Bakar Seafood, JCO Donuts, dan RM Tanjung Laut.

Untuk wajib pajak Hiburan yang menerima Citra 21, Babyface karaoke, Water Blaster, Graha SPA, dan Game Fantasia. Sedang wajib pajak parkir diberikan kepada PT Securindo Packtama/ Paragon City, PT. Ciputra Semarang/ Ciputra Mall, Yayasan Kesehatan RS. Tlogorejo, dan Reska/ Stasiun Tawang.
Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekda Kota Semarang, Ayu Entys yang hadir mewakili Wali Kota Semarang mengatakan, apresiasi kepada wajib pajak berprestasi dilaksanakan setiap tahun oleh pemkot semarang dengan tujuan meningkatkan hubungan kemitraan antara Pemkot Semarang sebagai fiskus dengan para wajib pajak. “Selain itu dapat memotivasi para wajib pajak agar lebih meningkatkan partisipasi dan prestasinya dalam mendukung peningkatan pajak daerah Kota Semarang” tutur Ayu

Pihaknya juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada wajib pajak yang telah membayar pajaknya tepat waktu di tahun 2016 kemarin.
Khususnya di Semarang menurut Ayu, pajak merupakan pendapatan terbesar asli daerah. Maka dari itu pengelolaan pajak berbasis dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat sendiri. “Ini bisa dilihat 70% pajak yang terkumpul dari masyarakat di kembalikan lagi ke masysarakat dalam bentuk proyek pembangunan, bantuan, dan sebagainya”
Ayu berharap pemberian penghargaan kepada wajib pajak daerah bisa benar-benar menjadi pelecut semangat dan komitmen dari semua pihak untuk lebih taat dan tertib pajak.

Sementara Kepala Bapenda Kota Semarang, A. Yudi Mardiana dalam laporannya menyampaikan bahwa target penerimaan Pajak Daerah Kota Semarang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dari target tahun 2016 sebesar RP 886.964.751.000,-. Dan dapat terealisasi sebesar Rp 999.987.561.148,- atau bisa dikatakan target melebihi 112,74%.
Sedangkan untuk tahun 2017 target pajak daerah sebesar Rp 1.080.695.471.000,- dan sampai tanggal 17 Februari 2017 baru teralisasi Rp 108.868.993.016,- atau baru mencapai 10,07%.
Adapun kriteria penilaian dalam pemberian penghargaan wajib pajak Yudi menjelaskan ada 5 hal yaitu: menyelenggarakan pembukuan dengan tertib, ketepatan waktu dalam membayar pajak, besarnya setoran pajak dan penggunaan nota pembayaran secara tertib. Khusus hotel ada 1 point tambahan yaitu tingkat kewajaran hunian kamar.