• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Angkat Potensi Kota Semarang, Pertahankan Tradisi Festival Durian

 27-02-2017 07:51 WIB    by Admin    Dilihat: 874 kali Berita Kota
Sabtu (25/2) lapangan Waduk Jatibarang terlihat riuh. Ribuan orang memadati event spektakuler bertajuk Semarang Festival Durian 2017 yang telah dijadikan salah satu potensi agrowisata di Kota lumpia ini.
Festival ini bertujuan sebagai ajang promosi berbagai macam produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha. Dari festival  ini diharapkan  dapat diperoleh beberapa jenis buah  lokal berkualitaas unggul yang nantinya dapat dikembangkan dan dibudidayakan oleh para petani, sehingga menjadikan produk petani di Kota Semrang mampu bersaing dipasaran dan mempunyai daya tawar yang tinggi pada akhirnya dapat meningkatkan ekonomi para petani.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyebutkan bahwa festival yang mengangkat tema “Menggali Potensi Durian Lokal, Mendukung Semarang Hebat” ini digelar guna melestarikan kekayaan yang ada di Semarang khususnya buah durian. Event ini merupakan komitmen dirinya untuk mengembangkan potensi durian di Semarang supaya menasional.
“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat luas tahu bahwa di Semarang meskipun disebut sebagai kota metropolitan dengan luasan lahan pertanian dan perkebunan terbatas yaitu sebesar 2,8% tetapi dapat menghasilkan buah durian yang enak-enak,” tutur Hendi, sapaan akrabnya.
Dalam event tersebut Dinas pertanian bersama para petani durian menyiapkan sebanyak 20.000 buah durian yang siap dimakan. “Kalau dijual satu buahnya 50.000 akan terjadi perputaran omset hingga 1 milyar rupiah,” sebut Walikota.
Menurutnya event ini merupakan tradisi yang menarik. Selain itu ini merupakan bentuk fasilitas dengan memberikan kesempatan bagi para petani untuk memamerkan produknya.
“Festival durian ini harus diteruskan supaya para petani di Kota Semarang tertantang untuk membudidayakan buah durian dengan kualitas terbaik serta tidak tertarik untuk menjual lahannya kepada investor guna pembangunan lahan pemukiman”.
Hal ini penting karena Mijen dan Gunungpati merupakan wilayah konservasi guna peresapan di Kota Semarang  yang harus dipertahankan. “Kalau para petani goyah, maka persoalan banjir di wilayah bawah tidak akan ada habisnya,” tukasnya.
Pihaknya berharap setelah bursa dan lomba durian ini, lanjutnya, durian-durian yang terbaik dapat segera dibudidayakan sehingga dapat di jual dengan partai besar. “Melalui festival durian ini, harapannya Durian-durian unggul yang menang hari ini harus menjadi icon Kota Semarang serta petaninya dapat menjadi lebih sejahtera”.
Dari ratusan peserta yang mendaftar, terpilih sejumlah pemenang untuk lomba durian unggul diantaranya juara 1 Durian Ross oleh Trisno dari Pakintelan Gunungpati, juara 2 Durian Mowo oleh Rochman dari Purwosari Mijen, serta juara 3 Durian Rora oleh Trisno dari Pakintelan Gunungpati
Serangkaian kegiatan Semarang Festival  Durian 2017 diantaranya  Lomba Buah Durian Unggul, Makan Buah Durian dan Lomba Mengukir dan Merangkai Buah. Runtutan acara tersebut akan di selenggarakan di Lapangan Waduk Jatibarang Kecamatan Gunung Pati, Semarang pada tanggal 24 – 26 Februari 2017, Jam 08.00 – 18.00 WIB.
Festival ini diikuti oleh dari berbagai asosiasi diantaranya Asosiasi Gapoktan,Asosiasi Multiflora, Asosiasi Petani Buah, Asosiasi Tanaman Obat, Asosiasi Jamur,Desa Wisata, Cluster Kuliner, dan Bursa durian.