• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Percepat Pembangunan Infrastruktur, Walikota Tandatangani MoU E-Katalog Lokal

 07-03-2017 13:32 WIB    by Admin    Dilihat: 784 kali Berita Kota
Walikota Semarang semakin berkomitmen dalam percepatan pembangunan utamanya terkait infrastruktur di Kota Semarang. Hal itu dibuktikan dengan dilakukannya penandatanganan Kontrak E-Katalog Lokal Kota Semarang untuk Kategori Material Kontruksi  diantaranya Aspal tergelar, Aspal terkirim, ready mix dengan 6 Penyedia jasa di Ruang  Komisi C Lantai 8 Gedung Moch Ihsan Komplek Balaikota, Senin (6/3).
6 penyedia tersebut diantaranya PT .Mohandas Oeloeng, PT. Semarang Multicons, PT. Satwiga Mustika Naga, CV. Bonindo Ciptadaya, PT. Kadi Internasional, serta PT. Adhi Karya dengan disaksikan oleh Wakil Walikota,  Sekda,  OPD di lingkungan Pemkot Semarang, Kejaksaan, Kepolisian, LKPP, dan MCA Indonesia.
 Dasar pelaksanaan penandatanganan tersebut adalah Perpres 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, Nota kesepahaman antara KA. LKPP dan Pemkot Semarang No. 019.6/231/2016 tentang pembentukan katalog Daerah Kota Semarang, serta Keputusan KA. LKPP No. 172 tahun 2016 tanggal 27 oktober 2016 Tentang pendelegasian kewenagan pengelolaan proses pemilihan penyedia Barang atau jasa dan penandatanganan kontrak katalog dalam lingkup katalog Kota Semarang.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Indriyasari memaparkan bahwa dengan E-Katalog lokal diharapkan pembangunan lebih transparan dan akuntabel melalui proses pengadaan yang efektif dan efesien sehingga proses pengadaan lebih cepat.
“Dengan ditandatanganinya MoU ini diharapkan pula dapat meningkatkan usaha bagi penyedia lokal untuk dalam berpartisipasi dalam pembangunan di Kota Semarang, adanya peningkatan transportasi dan akuntabilitas keuangan Negara serrta  percepatan pelaksanaan pembangunan khususnya di Kota Semarang,” paparnya.
Sementara Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa selama ini setiap kali menyusun anggaran perubahan, terdapat SILPA yang salah satunya dikarenakan terhambatnya proses pelelangan yang memakan waktu terlalu lama. Kemudian diupayakan dengan menempatkan di post-post yang tidak melalui proses pelelangan, namun akhirnya justru Pemkot tidak bisa melakukan perbaikan jalan dan pengaspalan.
“Namun alhamdulilah kali ini Pemkot Semarang melakukan penandatanganan MoU terkait e-catalog dengan para penyedia jasa material konstruksi seperti aspal tergelar, aspal terkirim, dan ready mix,” tuturnya.
Ia meminta kedua pihak dapat menjalankan komitmen bersama ini dalam setiap pelaksanaan anggaran agar dapat melakukan peningkatan infrastruktur di Kota Semarang. “Harapannya melalui penandatanganan MoU ini, kedepan pelaksanaan lelang dapat menjadi lebih transparan, cepat, efisien dan dapat menghemat anggaran sehingga dapat memperlancar percepatan pembangunan yang ada di Kota Semarang,” pungkasnya.
Pelaksanaan kontrak e-Katalog Daerah tersebut dimulai dengan nota kesepahaman antara LKPP dengan Pemkot Semarang, Identifikasi & Inventarisasi kebutuhan SKPD, Analisa Belanja & Pasar penyedia, serta Finalisasi Kontrak yang mana Proses tersebut telah dilaporkan dan dipantau oleh LKPP serta dipastikan oleh MCA – Indonesia.