• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Harga Meroket, Warga Panjangan Ramai-ramai Tanam Cabai

 20-03-2017 08:02 WIB    by Admin    Dilihat: 13 kali Berita Kota
Instruksi Walikota Semarang untuk menjadikan kampung-kampung di Kota Semarang menjadi lebih baik diindahkan warganya. Minggu pagi (19/3) Warga Panjangan Asri Blok K 8 Kelurahan Manyaran Kecamatan Semarang Barat terlihat berkerumun di salah satu rumah warga guna bercocok tanam.
Ketua RT 6 RW 8, A. Gunawan Agung S mengungkapkan bahwa kegiatan warga pagi itu berdasarkan Program yang digalakkan oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi terkait Urban Farming atau  konsep pertanian perkotaan serta hasil breafing Camat Semarang Barat bersama para Lurah untuk melakukan penanaman holtikultura di halaman rumah masing-masing.
“Tanaman yang di instruksikan diantaranya cabai, tomat, terong, jahe, kunir, dan tanaman obat keluarga lainny. Untuk RT 6 ini kami menanam cabai dan kunir,” tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, penanaman kali ini diharapkan warga dapat memanfaatkan lahan terbatas melalui penanaman holtikultura dengan menggunakan pot sederhana.
“Apalagi saat ini harga cabai sedang tinggi, jadi harapannya warga dapat menanam sendiri dan merasakan hasilnya. Dengan ini pengeluaran rumah tangga bisa ditekan karena bahan pangan tersedia dipekarangan masing-masing”
Beruntung, terdapat salah satu  warga yang  berpengalaman dalam hal bercocok tanam sehingga dapat menularkannya ke warga yang lain.
Ari Koeswoyo menyebutkan bahwa bahan-bahan yang diperlukan sangat mudah, yaitu media tanam yang terdiri dari tanah hitam, pupuk kandang, dan sekam atau gabah serta polybag yang dibiayai dari uang kas RT.
“Prosesnya pun sangat mudah. Benih disemai selama 1 bulan untuk kemudian dipindah ke polybag atau media yang lain,” ujarnya sambil memberi instruksi kepada warga.
Yanuar, yang merupakan warga baru di wilayah tersebut merasa senang. Warga di Panjangan Asri Kelurahan Manyaran sangat guyub, rukun dan aktif melakukan berbagai aktifitas kemasyarakatan seperti program one kilo dalam pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga, pemeriksanaan jentik berkala, kerja bakti, serta penanaman holtikultura kali ini.
“Menurut saya, dengan aktif melakukan hal-hal positif tersebut, artinya masyarakat turut berpartisipasi dalam program pembangunan kota. Tidak perlu dengan biaya yang banyak, dengan guyub dan nyengkuyung program-program yang diinstruksikan Pak Wali di level masyarakat, tentunya akan bermanfaat bagi warga itu sendiri dan wilayahnya,” pungkas Yanuar.