• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pawai Ogoh-Ogoh, Ujung Mberok Ditutup

 04-04-2017 08:49 WIB    by Admin    Dilihat: 1383 kali Berita Kota
Pemkot Semarang akan kembali menggelar karnaval seni budaya lintas agama dan Pawai Ogoh-Ogoh 2017, Minggu (2/4) dari titik nol Kilometer Kota Semarang hingga Halaman Balaikota. Pariwisata dianggap sebagai penyumbang pendapatan domestik bruto yang paling mudah dan murah. Pariwisata juga dijadikan instrument untuk melestarikan alam dan budaya. Untuk itu Pemerintah Kota Semarang kerap menyelenggarakan event budaya seperti pawai Ogoh-ogoh kali ini guna meningkatkan sektor pariwisata.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Semarang, Achyani mengatakan bahwa pawai ini digelar guna memelihara kerukunan antar umat beragama, dijadikan sarana mengembangkan potensi pendukung pariwisata, dijadikan ajang memantik para penggiat seni untuk berkreasi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Tujuannya sebagai sarana merajut harmoni antar umat beragama serta seluruh komponen masyarakat Kota Semarang guna mewujudkan Kota Semarang yang aman dan tertib,” ujarnya.
Rencananya pawai tersebut akan berlangsung mulai pukul 14.00 di titik nol Km Kota Semarang atau depan Kantor Pos Besar dengan diawali prosesi upacara, dilanjutkan pawai hingga halaman balaikota Semarang kemudian diakhiri dengan pertunjukan sendra tari Arjuna Wiwaha diiringi Gong Puspagiri.
Guna kelancaran acara tersebut, akan dilakukan penutupan jalan di ujung jembatan Mberok kawasan Kota Lama yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesainya rangkaian pawai. Sedangkan sepanjang jalan Pemuda hingga lokasi pembukaan acara di titik nol Kilometer Kota Semarang hanya akan diberlakukan buka tutup jalan.
“Bagi warga masyarakat yang ingin melintas dihimbau untuk dapat melewati rute lain sehingga mengurangi resiko terjadinya kemacetan,” tambahnya.
Pawai tersebut rencananya diikuti oleh kelompok pagar ayu, kelompok pinandita dan pemimpin agama, pasukan berkuda dari Polrestabes Semarang, Kelompok pasukan mataram, kelompok warak ngendog dari Dewan Kesenian Semarang,  3 pasukan ogoh-ogoh, dan  sejumlah kelompok seni dari berbagai unsur.
Masyarakat Kota Semarang diminta untuk datang, berpartisipasi dan memeriahkan gelaran tersebut. Guna mendukung berlangsungnya acara tersebut akan disediakan sejumlah kantong parkir, yaitu di Makodim Semarang, SMAN 3 Semarang, Halaman Parkir Bank Jateng, serta halaman parkir belakang Balaikota Semarang.