• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Walikota Hendi Pastikan UNBK SMP di Kota Semarang Berjalan Lancar

 02-05-2017 08:21 WIB    by Admin    Dilihat: 4623 kali Berita Kota
Walikota Semarang Hendrar Prihadi dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Bunyamin, Jumat (28/4) pagi melakukan tinjauan ke SMP N 9 Semarang. Hal ini dilakukan guna melihat secara langsung persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP yang akan dilaksanakan secara serentak mulai Selasa, 2 Mei sampai dengan Senin, 8 Mei 2017.
Dari hasil pantauan yang dilakukan, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan bahwa secara umum persiapan ujian nasional tingkat SMP sudah berjalan sesuai dengan harapan.
''Kita ke sini dalam rangka mengecek kesiapan ujian nasional tingkat SMP. Alhamdulillah secara umum Kota Semarang bisa dikatakan sudah sangat siap, komputer sudah datang semua. Untuk SMPN 9 Semarang, ada 106 komputer, dengan jumlah siswa peserta ujian 288 siswa. Artinya ini sudah sesuai ketentuan,'' ujar Hendi.
Guna mengantisipasi listrik mati pada saat berlangsungnya ujian nasional, pihak SMPN 9 telah menyewa genset. Hendi pun mengapresiasi upaya tersebut dan meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk mendata jumlah sekolah yang membutuhkan genset. Sehingga harapannya ujian nasional nanti dapat berjalan lancar tidak ada masalah.
“Tidak hanya sekali ini saja, nanti akan kita tinjau lagi menjelang pelaksanaan ujian untuk memastikan lagi kesiapannya,'' lanjutnya.  
 
Kepala SMPN 9 Semarang Erna Listiyati mengatakan, bahwa di sekolahnya sudah tersedia 106 komputer untuk peserta ujian sebanyak 288 siswa. Karena jumlah komputernya terbatas maka pelaksanaan ujian nasional nanti akan dibagi menjadi 3 sesi. Masing-masing sesi terdiri dari sebanyak 96 siswa.
 
''Sesuai peraturan maksimal bisa digelar sebanyak 3 sesi, maka kita bagi menjadi 3 sesi masing-masing 96 siswa. Sesi pertama dimulai pada jam 07.30-09.30, sesi kedua mulai jam 10.00-12.00 dan sesi ketiga mulai jam 14.00-16.00,'' katanya.