• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

ANTISIPASI CYBER CRIME, PEMKOT SEMARANG ADAKAN WORKSHOP CYBER SECURITY

 04-05-2017 12:47 WIB    by Admin    Dilihat: 902 kali Berita Kota
Semarang – (04/05) Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat saat ini telah mempengaruhi pola kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Untuk itu Direktorat Keamanan Informasi, Direktorat Aptika, Kementerian Komunikasi dan Informatika  Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Komuniksi Informasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang mengadakan kegiatan workshop guna meningkatkan pengamanan keamanan informasi dari sistem elektronik yang bertajuk “Workshop Keamanan Aplikasi Berbasis Web” di Hotel MG Setos Semarang. Acara yang berlangsung mulai tanggal 4-5 Mei 2017 tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu dan dihadiri oleh Staf Ahli Kementerian Komunikasi Dan Informasi Bidang Hukum Prof. Hendri Subiakto, Plt. Kepala Dinas Komuniksi Informasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang Nana Storada dan seluruh peserta workshop se-Jawa dan Bali.  
Dalam sambutannya, Staf Ahli Kementerian Komunikasi Dan Informasi Bidang Hukum Prof. Hendri Subiakto mengatakan bahwa dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat dan seiring kebutuhan informasi yang sekarang telah menjadi komoditi masyarakat , telah memunculkan ancaman, kerawanan dan potensi kegagalan layanan kerugian dalam pemanfaatanya. Berdasarkan Indonesia Cyber Security Report 2017 oleh ID-SIRTII diperoleh data jumlah total serangan pada tahun 2016 sebanyak 135,672,948 (terjadi peningkatan dari 50% dari tahun 2015 jumlah total serangan 89,691,783 serangan). Oleh karena itu Keamanan Informasi dan Cyber Security menjadi salah satu agenda utama di Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayau mengatakan bahwa aplikasi tidak  lepas dengan dinamika yang berkembang saat ini dimana teknologi dan informasi atau yang dikenal dengan IT berkembang pesat dan telah menjadi kebutuhan utama yang mempengaruhi pola kehidupan masyarakat.
“Kalau boleh saya ibaratkan, hidup di era modernisasi seperti sekarang ini tanpa teknologi informasi, bagaikan sayur tanpa garam,roso-rosone kurang komplit. Diman pun, kapanpun, mulai dari anak-anak, orang dewasa bahkan orang tua tidak pernah lepas dari yang namanya teknologi informasi, baik itu yang melalui gadget, HP maupun komputer.” katanya.
Wakil Wali Kota juga mengatakan bahwa kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat menjadi sangat penting dan bisa dikatakan sebagai syarat utama sebuah teknologi informasi berjalan dengan baik. Melihat fakta tersebut Pemerintah Kota Semarang sejak tahun 2013 telah berkomitmen menjadikan Semarang menjadi Smart City dan saat ini Kota Semarang menjadi salah satu dari empat kota besar di Indonesia yang menyandang predikat Smart City.
“Berbagai inovasi Kota Semarang yang menjadi percontohan diantara nya sistem Lapor Hendi, Smart Street Lighting, ATCS Online dan sebagainya. Dan Sekarang ini Kota Semarang memiliki lebih dari 149 sistem serta aplikasu yang bahkan telah diminta untuk dapat diduplikasi untuk kota atau kabupaten lain di Indonesia.” Tutur Mbak Ita sapaan akrab Wakil Wali Kota.
Terakhir, dalam sambutannya dihadapan peserta workshop, Mba Ita berharap bahwa workshop kali ini bisa benar-benar menjadi sarana peningkatan pemahaman untuk mencegah terjadinya gangguan terhadap aplikasi yang berbasis web.
“Saya Harap kawan-kawan peserta workshop dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan tentang pengembangan aplikasi berbasis web yang aman dan muaranya akan berdampak baik terhadap peningkatan pelayana publik di masing-masing kota dan khususnya Kota Semarang.”  Imbuhnya.