• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Artis Kota Semarang Meriahkan Resepsi HUT Kota Semarang ke 470

 07-05-2017 19:01 WIB    by Admin    Dilihat: 990 kali Berita Kota
Sejumlah artis Kota Semarang turut memeriahkan perayaan Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang yang ke 470 Jumat Malam di halaman Balaikota (5/5). Seperti hadirnya Tony Q Rastafara, penyanyi reggae asal Kota Semarang yang hadir menyemarakkan acara yang mengusung tema Semarak Kidung Gempita, Semarang Bergerak Bersama.
 
Turut memeriahkan pula, Surya Orchestra, sebuah group orchestra yang personilnya berasal dari Kota Semarang semua. Sejumlah undangan dari negara sahabat seperti Belanda, Singapur, Thailand, Burma, malaisya, Taipe, Vietnam, Korea Selatan dan Tiongkok ikut hadir dalam acara ini.
 
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebutkan, Dalam penyelenggaraan resepsi HUT Kota Semarang ke 470 itu, Walikota mengambil 3 filosofi diantaranya adanya tangga menunjukkan bahw pembangunan harus berjalan secara bertingkat. Dengan bergerak bersama dan melakukan satu demi satu lompatan berbagai persoalan akan dapat kita atasi.
 
sesuai dengan tema yang diambil dalam acara ini, untuk mengatasi masalah yang ada di Kota Semarang tidak bisa hanya pemerintah yang bergerak, namun warga harus ikut sama-sama bergerak.
 
"Masih banyak PR di Kota Semarang, Kalau kami dituntut hilangkan banjir di Semarang wilayah timur besok tentu tidak akan selesai. Tapi kalau kita bergerak bersama, saya yakin di tahun 2019 banjir di timur akan selesai," ujar Hendi di depan para undangan seperti tokoh masyarakat, sesepuh, tokoh agama, dll.
 
Ia juga mengajak warga Kota Semarang untuk mengawal pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota, Hevearita Gunaryanti. Tanpa peran dari warga Kota Semarang, pembangunan Kota Semarang tidak akan berjalan maksimal. "Kalau mau berhasil, kawal kita sampai lima tahun kepemimpinan kami. Membangun perlu tangan banyak, tidak bisa hanya pemerintah yang bergerak," tuturnya.
 
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko mewakili Gubernur Jawa Tengah mengaku optimis Semarang akan setara dengan sejumlah kota besar di Indonesia.
 
"Saya melihat Semarang, rasanya kita optimis, dengan dukungan warga Semarang, Semarang akan semakin maju. Dalam lima tahun ke depan tidak kalah dengan kota propinsi lain," ucap Heru.
 
Ia juga mengapresiasi Wali Kota Semarang beserta Wakil Wali Kota Semarang yang telah berhasil memimpin Kota Semarang dalam setahun pertama kepemimpinannya.
 
"Saya bangga, karena komunikasi bagus ke atas, ke bawah. Wakil Wali Kotanya bekerja keras. Berbagai penghargaan telah diraih, kami ucapkan selamat mari kita dukung, ke depan semarang semakin hebat," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan pula penyerahan 70 mesin tapping box beserta mesin e-tax parkir dari Bank Jateng kepada Pemerintah Kota Semarang senilai Rp 798.000.000. Penyerahan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
E-parking ini merupakan kerja sama antara Bank Jateng dengan Pemerintah Kota Semarang dalam mengelola pendapatan daerah dari sektor parkir. "E-parking ini adalah sebuah terobosan sebuah kerja sama antara Pemerintah Kota Semarang dengan Bank Jateng, kaitanya bagaimana kita meningkatakan pendapatan asli daerah," ujar Supriyatno.
 
Ia mengungkapkan dengan adanya e-parking akan meningkatkan pelayanan pemerintah kepada warganya, khusunya pengguna parkir. Selain itu, pendapatan daerah dari parkir akan langsung masuk kas daerah.
 
"Dengan adanya e-parking ini pendapatan kota bertambah, artinya pertama dengan adanya e-parking ini mendisiplinkan pengguna parkir untuk membayar pada tempatnya, dan kedua dengan e-parking ini juga memberikan layanan yang cepat dan teruji. Sehingga apa, para pengguna parkir ini secara pasti bisa tahu bahwa apa yang dibayarkan oleh mereka langsung masuk kepada kas Pemerintah Kota," paparnya.
 
Ia berharap dengan adanya e-parking ini akan turut serta mempercepat pembangunan Kota Semarang menuju Smart City. "Sistem ini tentu saja akan terus berkembang dan disempurnakan, di samping itu kita akan menambah titik-titik penggunaan e-parking ini, kalau ini bisa akan menggembirakan masyarakat dan Pemerintah Kota," tuturnya.