• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

MBAK ITA : “TAHUN INI KOTA SEMARANG MEMPEROLEH KUOTA LPG YANG LEBIH BESAR”

 09-05-2017 11:29 WIB    by Admin    Dilihat: 1040 kali Berita Kota
Semarang – Bertempat di Gedung Loka Krida lantai 8 Gedung Moch Ichsan Balai Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang mengadakan kegiatan yang bertajuk “Sosialisasi LPG 3 kg dan LPG Non PSO” Selasa (09/05). Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, General Manager PT. Pertamina MOR III Semarang, Ketua LP2K Jawa Tengah, Ketua Hiswana Migas Kota Semarang, dan tentunya pemilik agen dan pangkalan LPG 3 Kg se-Kota Semarang. Kegiatan sosialisasi ini adalah upaya penyaluran LPG 3 Kg agar tidak terjadi penyimpangan khususnya pada saat penyaluran, baik di tingkat agen hingga ke pangkalan
.
Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu mengatakan bahwa pada dasarnya LPG 3 Kg merupakan program subsidi oleh Pemerintah sehingga penyalurannya harus benar-benar diawasi dan dikontrol bersama, mengingat kenyataan di lapangan masih banyak terjadi permasalahan yang menyangkut ketidaktepatan jumlah, kelangkaan dan juga penjualan yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg. Terkait hal tersebut, maka setidaknya ada beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian, sehingga harapannya berbagai permasalahan yang dapat ditangani dan tidak terjadi lagi khususnya di Kota Semarang.

Kementerian ESDM dan Bank Indonesia sudah meneken nota kesepahaman kerja sama penyaluran dana subsidi energi khususnya untuk gas LPG 3 kg. Penyaluran subsidi tersebut rencananya akan menggunakan sistem Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bekerja sama dengan sistem perbankan dan ini akan mulai diberlakukan pada awal tahun 2018 yang akan datang.”  katanya.
Selain itu Mbak Ita, sapaan akrab Wakil Wali Kota mengatakan bahwa tahun ini Kota Semarang memperoleh kuota LPG yang lebih besar dari tahun lalu. Jika di tahun 2016, Kota Semarang memperoleh 68.112 matrik ton LPG 3 kg subsidi, dan tahun ini naik menjadi 77.648 matrik ton.

Namun, sebagaimana sering Saya sampaikan bahwa berbagai permasalahan yang ada di Kota Semarang khususnya tidak akan bisa beres kalau hanya pemerintahnya saja yang bergerak, butuh banyak tangan untuk bekerja. Melalui momentum yang baik ini, Saya ingin ada komitmen dan semangat dari semua pihak untuk bersinergi, bekerja sama dan saling mengawasi agar di Kota Semarang tidak lagi ada persoalan kelangkaan LPG 3 kg, kemudian penyaluran LPG 3 kg yang tidak tepat sasaran dan tidak lagi ada persoalan menyangkut penjualan LPG 3 Kg yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).  ujarnya.