• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Pemkot Semarang Iniasiasi Kinerja Ormas Lewat Ormas Award

 18-05-2017 23:43 WIB    by Admin    Dilihat: 892 kali Berita Kota
Rabu malam (18/5), Kota Semarang dalam hal ini Badan Kesbangpol memberikan penghargaan yang bertajuk “Ormas Award 2017” kepada 6 organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kota yang ada di Kota Semarang. Ke enam organisasi tersebut dianggap telah berjasa mendedikasikan organisasinya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Turut hadir menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut adalah Ketua FKSB (Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu) Arnaz Agung Andrarasmara, Direktur Ormas Kemendagri Laode Ahmad, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, dan juga GM Operasional LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia), Desi Dwianestia Putri.
“Saya ucapkan terima kasih pada FKSB dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Semarang yang telah menginisiasi penyelenggaraan ormas award untuk pertama kali di Indonesia. Hal-hal seperti ini memang kadang perlu kita kita lakukan untuk menambah motivasi kawan-kawan ormas di Kota semarang untuk berpacu dengan prestasi” tutur Walikota saat membuka acara tersebut di Hotel Aston. Selain itu dengan penghargaan ini organisasi kemasyarakatan dapat membantu dan mengawasi pemerintah manakala ada yang kurang dan salah dalam menjalankan pemerintahan.
Dikatakan Walikota, Kota Semarang dengan luas 373,7 km2 dan jumlah penduduk sekitar 1.6 juta jiwa memiliki permasalahan dan dinamika yang kompleks dan beraneka ragam maka tidak mungkin kalau hanya ditangani pemerintah sendiri “Maka dengan adanya award ini harapannya akan mendorong ormas-ormas di Kota Semarang untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan” tandasnya.
Ia pun berpesan agar award ini tetap terus dilaksanakan setiap tahunnya, dengan kategori/ klasifikasi yang beraneka macam dan indikator penilaian yang semakin lengkap.
Setimpal yang dikatakan Walikota Hendrar Prihadi, Direktur Ormas Kemendagri, Laode Ahmad juga mengapresiasi award ini. Dari 514 kabupaten/ Kota di Indonesia baru Kota Semarang yang bisa mengadakan award ini. “Ke depannya semoga virus yang positif ini bisa menular ke Kabupaten/Kota lain di Indonesia untuk kemudian mengadakan acara yang sama” urainya.
Ormas Award adalah wahana pemberian penghargaan oleh Pemerintah kepada Organisani Kemasyarakatan yang telah mampu memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan Ormas Award telah diawali dengan pendaftaran, interview, pembekalan dan penilaian oleh Tim Independent. Hasil penilaian akan memunculkan enam organisasi dengan kinerja pelayanan publik terbaik bidang kesehatan, pendidikan, keagamaan, lingkungan hidup, sosial kemasyarakatan dan Ekonomi UKM.
Pemenang untuk masing-masing kategori adalah di bidang keagamaan diraih oleh ormas Muhammadiyah, untuk bidang pendidikan diberikan kepada ormas Yayasan Pangudi Luhur atas jasanya dalam pendidikan formal pra sekolah, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Kemudian untuk kategori kesehatan diberikan kepada Ikatan Bidan Indonesia (IBI) atas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kategori sosial kemasyarakatan diberikan kepada ormas Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) atas pelayanan pengasuhan anak terlantar dan yatim piatu. Kategori Ekonomi dan UMKM diberikan kepada KUB (Kelompok Usaha Bersama) Tangan Terampil di mana telah berjasa dalam pelayanan pembuatan dan pemasaran kerajinan tangan dan yang terakhir kategori lingkungan hidup diberikan kepada Biota Foundation atas dedikasinya terhadap pelayanan pengembangan dan pelestarian kawasan pesisir.
Atas penyelenggaraan Ormas Award ini, LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia) memberikan penghargaan kepada Kota Semarang sebagai Kota pertama di Indonesia yang menyelenggarakan Ormas Award. Penghargaan diberikan oleh GM Operasional LEPRID kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi.