• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Rangsang Kepedulian, Walikota Hendi Bersihkan Masjid Tiap Jumat

 09-06-2017 14:35 WIB    by Admin    Dilihat: 522 kali Berita Kota
Setelah sukses dengan gerakan sosial, Jumat Resik-Resik Masjid (JARIK MASJID) pada Jumat minggu pertama Bulan Ramadhan yang diawali dengan membersihkan Masjid Al Khusuf lingkungan Balaikota. Jumat (9/6) Walikota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran di lingkungan Balaikota dan Gedung Pandanaran beralih ke Kampung Pelangi tepatnya di Masjid Nurul Hidayah, Wonosari IV.
Tampak Aparatur Sipil Negara dan juga warga sekitar berinisiatif membawa alat-alat kebersihan dari rumah, mulai dari lap karet, sapu, lap pel, pembersih sawang, bahkan vacum cleaner. Selain itu ada yang membawa baju ganti karena hari itu bertepatan dengan aturan pakaian kerja busana muslim dan baju koko bagi yang muslim. “Niat membersihkan masjid di sini, Saya sampai membawa baju ganti dari rumah” ujar salah satu ASN bernama Iqbal Arqonda.
Walikota Semarang pun tak canggung ikut turun langsung membersihkan masjid yang bernuansa hijau ini. Dengan tangannya ia mengelap satu per satu bagian masjid yang dirasa masih kotor dengan lap karet. Ia tampak begitu telaten membersihkan setiap sudut ruangan masjid.
Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menjelaskan bahwa kegiatan Jarik Masjid yang diinisiasinya pada hari itu merupakan putaran kedua, setelah sebelumnya berjalan pada minggu lalu.
"Kita setiap hari shalat wajibnya kan lima kali dan akan lebih baik jika sholat jamaahnya di Masjid, karena itu kegiatan Jarik Masjid ini kita galakkan agar masyarakat merasa nyaman sehingga lebih sering berjamaah di Masjid", jelas Walikota Semarang yang juga pemegang rekor Muri untuk shalat jamaah di masjid terbanyak tersebut.
"Selain itu kegiatan ini juga kami gulirkan terus untuk merangsang kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya. Kalau hasil evaluasinya berjalan bagus, Saya rasa kegiatan Jarik Masjid bisa kita teruskan tidak hanya di bulan Ramadhan saja", tambah Walikota yang akrab disapa Hendi.
Dalam catatan Pemerintah Kota Semarang, di Kota Semarang setidaknya ada 1.186 Masjid dan 1.966 Musholla. Sedangkan untuk target Masjid dan Musholla yang dibersihkan melalui kegiatan Jarik Masjid selama bulan puasa ini adalah sebanyak 708 Masjid dan Musholla.
Arif, salah seorang warga masyarakat yang mengikuti kegiatan Jarik Masjid di Masjid Nurul Hidayah, Wonosari mengatakan antusias mengikuti kegiatan bersih-bersih masjid bersama Walikota Hendi. "Harapannya bisa berjalan terus, karena membersihkan rumah sendiri saja penting, apalagi masjid yang merupakan rumah Allah", tuturnya.