• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

DINKOP ADAKAN PELATIHAN & KETERAMPILAN, SAMBIL SOSIALISASI KREDIT WIBAWA

 12-07-2017 12:06 WIB    by Admin    Dilihat: 571 kali Berita Kota
Semarang – Dalam rangka menciptakan peluang usaha mandiri dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang mengadakan Pelatihan dan Keterampilan bidang tata boga  di lingkungan sosial industri hasil tembakau atau Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT)  yang bertempat di Balai Kelurahan Kalibanteng Kulon Kecamatan Semarang Barat. Acara tersebut berlangsung selama 3 hari dari tanggal 12-14 Juli 2017 dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Maria I Sri Wahyu, Rabu (12/07). Peserta kegiatan adalah 40 orang yang merupakan warga sekitar Kelurahan Kalibanteng Kulon.

Dalam keterangannya Maria menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan dari total 30 paket yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) di tahun 2017. Selain dari dana cukai, di tahun 2017 ini terdapat 25 paket kegiatan pelatihan dan ketrampilan yang bersumber dari dana APBD.

Maria juga menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut  masyarakat dapat lebih mandiri dan sejahtera.
“Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro selalu terus mengadakan ketrampilan dan pelatihan agar “gol” nya masyarakat dapat mandiri dan dapat sejahtera”, tutur Maria.

Disinggung keterkaitan Ijus Melon dan Kredit Wibawa, Maria mengatakan dengan adanya kegiatan pelatihan dan ketrampilan tersebut dapat dijadikan sosialisai kepada masyarakat yang belum mengetahui program Ijus Melon dan Kredit Wibawa seperti yang dicanangkan oleh Wali Kota Semarang.

“Dengan kegiatan ini kami juga dapat mensosialisaikan Ijus Melon dan Kredit Wibawa kepada pelaku usaha yang terkendala dengan permodalan. Kredit Wibawa ini menawarkan pinjaman hingga 50 juta rupiah untuk setiap UMKM dengan bunga hanya sebesar 0,25% pertahun atau sama dengan 3% pertahun. Bahkan jika angsuran dibayarkan tepat waktu plafon bisa dinaikkan hingga mencapai 100 juta. Tak hanya itu, pelaku UMKM pun tidak perlu pusing memikirkan agunan untuk pinjaman hingga 5 juta rupiah”, imbuhnya.

Terakhir Maria mengatakan dengan progam-program tersebut masyarakat lebih sejahtera dan pembangunan Kota Semarang merata.