• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Serius Berantas Narkoba, 1.600 ASN Pemkot Semarang Gelar Tes Urin

 24-07-2017 12:05 WIB    by Admin    Dilihat: 886 kali Berita Kota
Semarang - Sebanyak 1.600 Aparatur Sipil Negara ASN di Balaikota Semarang setelah melaksanakan apel bendera hari Senin (24/7/2017) diwajibkan untuk mengikuti tes urin.
Dalam hal ini Walikota Semarang Hendrar Prihadi menggandeng Badan Narkotika Nasional BNN Jawa Tengah untuk memerangi Narkoba dilingkup ASN pemkot Semarang.
Kepada wartawan Walikota disela-sela tes urin hari ini menyebutkan peredaran barang haram tersebut di Indonesia sudah sangat masif dan terstruktur.

“Bandar-bandar besar narkoba berusaha merusak generasi bangsa lewat obat-obatan terlarang itu. Oleh karenanya menjadi komitmen bersama antara pemerintah kota Semarang dengan BNN untuk membentengi diri dan seluruh lingkungan ditempat kerja agar dapat terhindar dari penggunaan narkoba,” ujarnya.

Selain itu, Walikota meminta agar ASN juga diminta menjadi agen perubahaan yakni dapat menginformasikan setiap indikasi peredaran narkoba dilingkungannya, kepada BNN dan Kepolisian.

“Tidak hanya ini saja, BNN akan saya minta memberikan sosialisasi tentang Narkoba. Bagi ASN yang Tes kali ini positif menggunakan narkoba maka akan kami ber sangsi. Tapi sebelumnya kita lihat sejauh mana keterlibatannya,” imbuh Walikota.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Susanto menyebutkan  penyelenggaraan tes urin ini merupakan wujud komitmen dari pemkot semarang sesuai intruksi Presiden RI.

Menurutnya, bahaya penggunaan narkoba ini tidak mengenal lapisan baik itu pegawai pemerintah maupun swasta oleh karena itu langkah ini tetap dilakukan sebagai wujud antisipasi.
“Sejauh ini belum ada ASN dilingkungan pemkot semarang yang terindikasi menggunakan maupun menjual Narkoba,” tambah susanto.

Disisi lain pejabat eselon 2 Kota Semarang Iswar Aminudin yang mengikuti tes urin di gedung balaikota menyebutkan tes urin ini menjadi langkah yang tepat dalam memerangi narkoba dilingkup ASN.
“Apalagi sebagai pejabat publik sangat penting memberikan contoh kepada masyarakat untuk tidak menggunakan narkoba,” jelas Iswar yang juga Ka.Dinas.