• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

LAUNCHING PEMBANGUAN & REHABILITASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI TAHUN 2017

 01-08-2017 14:31 WIB    by Admin    Dilihat: 653 kali Berita Kota
Semarang –  Dalam rangka terlaksananya penanggulangan kemiskinan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin atau sangat miskin sekaligus memotong rantai kemiskininan yang selama ini terjadi, Pemerintah Kota Semarang melaunching program Pembangunan Rumah dan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2017 di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Selasa (01/08). Launching tersebut langsung dihadiri oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Turut hadir Muspida, Sekda, Kepala Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang serta warga.

Dalam sambutannya Wali Kota menerangkan beberapa faktor penyebab pemukiman kumuh.
Ada beberapa faktor penyebab pemukiman kumuh yaitu faktor alam yang salah satu permasalahan utamanya di Kota Semarang adalah terkait Rob dan Banjir, kemudian faktor perilaku masyarakat, contohnya adalah corat-coret dan buang sampah sembarangan. Faktor yang ketiga adalah  faktor urbanisasi, dimana orang berbondong-bondong menetap di Kota Semarang dan membuat Kota Semarang semakin lama semakin padat, dan yang terakhir adalah faktor ekonomi yang membuat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak mampu untuk meningkatkan kualitas huniannya masing-masing, sehingga membentuk sebuah pemukiman kumuh”, terang Wali Kota.

Hendi sapaan akrab Wali Kota juga mengatakan bahwa di beberapa perumahan kumuh Kota Semarang belum ada jamban, untuk itu Wali Kota memprioritaskan pembangunan jamban sesuai dengan standard kesahatan.
“Agustus ini  serentak merehab 1162 rumah dengan rincian 400 Unit dari DAK, 512 dari APBD Kota Semarang, 250 Unit dari Bansos Prov Jateng, dan masing-masing dianggarkan sebesar 15 juta rupiah”, tukas Hendi.

Pada kesempatan itu Walikota Semarang Hendrar Prihadi  menyerahkan secara simbolis bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni   kepada warga kelurahan tambangan mijen. Dilanjutkan peletakan batu pertama ke lokasi di RT 01 RW 01 Kelurahan Tambangan Mijen serta peninjauan ke rumah - rumah warga yang mendapat bantuan rehabilitasi.