• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

WISATA EDUKASI SEHAT TANPA NARKOBA DAN HIV / AIDS

 29-08-2017 13:51 WIB    by Admin    Dilihat: 506 kali Berita Kota
Semarang - Dalam Rangka mendukung KOTA SEHAT khususnya untuk penguatan TATANAN KEHIDUPAN SOSIAL YANG SEHAT khususnya Kota Semarang ,  Dinas Sosial  Kota Semarang, PKK Kota Semarang  bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Semarang menyelenggarakan acara Wisata Edukasi, Komunikasi, dan Informasi pada Selasa (29/8)  bertempat di Entertaiment Plaza (E- Plaza ) Simpang Lima ,Jalan Pahlawan Semarang.  Acara yang bertemakan  ‘MERDEKA ITU BEBAS  ANAK JALANAN & SEHAT  TANPA HIV/ AIDS” ini dihadiri oleh Ketua TP PKK kota Semarang, Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang OPD dilingkungan Pemerintah Kota Semarang, LSM dan perwakilan tamu undangan.

 Acara yang dikemas dengan Nonton Bareng di studio E- Plaza ini bertujuan agar mereka dapat memahami tentang bahaya HIV – AIDS dan mampu menghindari perilaku beresiko, serta dapat memberikan bimbingan pembinaan kepada anjal dan kelompok usia prodiktif  (20- 40 tahun ).  Salah  satu bentuk edukasi adalah sosialisasi HIV – AIDS kepada remaja dalam  bentuk nonton bareng Film “Balukarna “ ((Titik Nadir). Film Balukarna ini berkisah tentang persahabatan anak SMA yang salah satunya adalah penghidap HIV. Mereka bahu – membahu mengatasi terror melalui media social  (Cyber Bullying ).

Dalam sambutannya Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi yang biasa disapa Mba tia mengatakan  sosialisasi kader- kader ke bawah perlu dilakukan  menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan 2017. Seperti yang kita tahu Anak – anak adalah  harapan bangsa. Kalo anak – anak melakukan aktivitas ekonomi di jalanan tentunya akan mengurangi hak-hak anak tersebut, adanya kerentaan yang dialami  anak jalanan dijalan seperti kehujanan,asap dan panas akan mempengaruhi kesehatan mereka.  Anak tersebut seharusnya  bersekolah  mendapatkan pendidikan yang seharusnya dilakukan bukan hidup dijalanan.

“Saya tidak membatasi panjenengan bersodakoh monggo silakan pada tempatnya untuk bersodakoh, Karena kalo kita memberi uang di jalanan akan memperpanjang masa anak tetap dijalanan karena dari sisi ekonomi mereka menghasilkan” , ujar mba tia.

Dukungan untuk perubahan perilaku yang lebih sehat dan aman dari penularan HIV. Orang dengan HIV/AIDS ( ODHA ) tidak ada bedanya dengan kita. Mereka juga mempunyai hak, keuntungan dan kesempatan yang sama dengan orang yang menderita penyakit lainnya.  

Siapa pun bisa tertular HIV, jika perilakunya berisiko, penampilan luar tidak menjamin bebas HIV. Orang dengan HIV postif sering terlihat sehat dan merasa sehat.  Tes HIV adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kepastian tertular HIV atau tidak.
 
#AYO….
LINDUNGI DIRI, KELUARGA dan MASYARAKAT dari  HIV  &  AIDS