• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Hendi Bakar Semangat 6.500 Mahasiswa Unnes Peserta Pendidikan Bela Negara

 09-09-2017 11:04 WIB    by Admin    Dilihat: 342 kali Berita Kota
Jumat (8/9), Walikota Semarang Hendrar Prihadi membakar semangat 6500 mahasiswa dan mahasiswi Universitas

Negeri Semarang (UNNES) semester satu yang akan mengikuti pendidikan bela negara

di Ridam IV Diponegoro Magelang, selama 10 tahapan mulai tanggal 8 September-12

November 2017. Mengawali sambutannya, Walikota Hendrar Prihadi mengutip pesan bijak Bung Karno “Jangan pernah menghitung apa yang sudah engkau berikan buat negara ini terutama pada saat
kita melakukan pengorbanan dan pengabdian kepada bangsa kita ini”. Saat ini
bangsa Indonesia butuh banyak tangan untuk menjadikan bangsa Indonesia semakin
hebat dan salah satu tangan tersebut adalah para mahasiswa UNNES.

“Jadikanlah kawah candradimuka selama 3 bulan ini bukan sebagai kegiatan yang menyiksa, tetapi menjadi kegiatan positif dimana ini bisa menumbuhkembangkan rasa nasionalisme terutama untuk
melakukan sesuatu yg terbaik buat bangsa dan Negara”, tegas Walikota.

Hendi, sapaan akrab Walikota, melanjutkan bahwa persoalan ideologi, persoalan perbedaan, dan
persoalan-persoalan lain yang seharusnya sudah hilang puluhan tahun lalu kini
menjadi tugas mahasiswa untuk berani tegas menolak dan menghalangi pihak-pihak
yang tidak bertanggung jawab supaya tidak berani lagi menggoda kesatuan Republik Indonesia.


Terakhir Walikota menitipkan pesan kepada mahasiswa agar selalu bijak terhadap berita-berita di Medsos. Menurutnya, berita-berita hoax di Medsos jangan cepat dishare namun dikaji,
dilihat terlebih dahulu bermanfaat apa tidak buat masyarakat. “Kalau tidak
bermanfaat sebaiknya jangan dishare. Hal-hal yang bisa mengakibatkan pertikaian,

adik-adik harus bisa sebagai juru penengah. Dan hal-hal yang membuat situasi rapuh
adik-adik harus bisa melakukan pembelaan terhadap persatuan dan kesatuan.
Indonesia adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sifatnya tidak bisa
ditawar lagi” pungkas Walikota.


Sementara Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan
bahwa bela Negara merupakan program prioritas dari Pemerintah. “Kemendikti
telah bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan Kemenhan agar para mahasiswa
tidak hanya dituntut untuk meningkatkan kualitas belajarnya saja, tetapi juga
bela Negara”, ungkap Tjahyo Kumolo.


“Setiap mahasiswa tidak hanya KKN saja, namun harus mampu menjabarkan nilai-nilai
Pancasila, mampu mempertahankan NKRI, dan memahami bahwa NKRI itu adalah Negara
yang majemuk’’, lanjutnya.


Tjahyo Kumolo tidak lupa memberikan apresiasi kepada UNNES atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan
bela Negara ini dan mengharapkan kegiatan tersebut bisa diikuti perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya di Indonesia.