• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Walikota Hendi Ubah Parit Jadi Tempat Pembibitan Ikan

 26-09-2017 07:27 WIB    by Admin    Dilihat: 323 kali Berita Kota
Komitmen Walikota Semarang Hendrar Prihadi membenahi Kota Semarang terus dilakukan melalui action dan langkah nyata gebrakan-gebrakan yang melibatkan masyarakat untuk berperan serta. Setelah beberapa waktu lalu menginisasi pembenahan kampung kumuh yang bernama “Kampung Tematik” kini ia mulai menggagas ide merubah parit-parit di Kota Semarang menjadi tempat pembibitan ikan.Bertempat di parit RW 4 Mangkang Kulon Walikota Hendi menginisiasi gebrakan selokan bersih dengan melepas setidaknya 20.000 benih ikan untuk dapat dibesarkan oleh masyarakat,

senin (25/9). “Ini adalah titik yang kedua, sebelumnya kita juga lakukan di
Karangmalang-Mijen, minggu depan kita akan lakukan di Lamper-Semarang Selatan dan seterusnya sampai 16 titik di seluruh Kota Semarang. Masing-masing
kecamatan 1 target tahun ini” jelas Walikota Hendi.
 
Inti gerakan ini adalah mengajak masyarakat agar selalu menjaga kebersihan selokan dan saluran yang ada di lingkungan sekitar, melalui 3 konsep yaitu membersihkan saluran secara rutin, memelihara ikannya dan tidak membuang sampah di saluran. Walikota asli kelahiran Kota Semarang juga menegaskan bahwa program ini

adalah untuk meningkatkan produktifitas wilayah. "Kalau salurannya kotor maka ikan tidak bisa hidup, kalau ikan tidak bisa hidup maka masyarakat tidak mendapatkan penghasilan tambahan dari memanen ikan, jadi mau tidak mau masyarakat harus menjaga saluran-saluran ini", tegas Walikota Hendi.
 
Hendi pun menjelaskan bahwa nantinya warga masyarakat dipersilakan untuk memanfaatkan ikan-ikan yang dikelola dalam parit tersebut. “Mau dibuat ikan bakar secara massal silakan, atau dijual ke pasar dan hasilnya untuk pembangunan wilayah sekitar

juga boleh”, jelasnya. Seperti yang dilakukan saat menggarap Kampung Pelangi, dalam mengubah parit menjadi tempat pembibitan ikan ini, Walikota Hendi juga bersinergi dengan pihak swasta.
 
Salah satunya dalam penyebaran bibit ikan di Mangkang Kulon tersebut, dari 20.000 bibit ikan yang disebar, 15.000 bibit di antaranya merupakan CSR Perusahaan Swasta,  2.000 bibit merupakan swadaya masyarakat, sedangkan 3.000 bibit sisanya barulah berasalah dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Semarang.
 
Walikota Hendi melanjutkan, dirinya juga mengharapkan jika seluruh masyarakat di Kota Semarang dapat mendukung upaya yang dilakukannya tersebut. "Lebih dari sebuah program, upaya mengubah parit menjadi tempat pembibitan ikan ini adalah merupakan sebuah gerakan, jadi harapannya bisa lebih dari 16 titik yang
ditargetkan", pungkasnya.