• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Walikota Hendi : Pejabat Itu Harus Memiliki Pola Pikir Yang Inovatif

 04-10-2017 16:12 WIB    by Admin    Dilihat: 1013 kali Berita Kota
Pejabat itu harus memiliki pola pikir yang inovatif. Hal itu  ditegaskan Walikota Semarang Hendrar Prihadi pada saat melantik 339 pejabat pengawas dan administrator di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, di Ruang Loka Krida Balaikota, Rabu (4/10).

Di antara para pejabat terlihat Hernowo Budi Luhur yang semula menjabat sebagai Kabag Humas
Setwan kini menjabat sebagai Kabag Tata Pemerintahan. Sedangkan posisi lamanya
ditempati oleh Purnomo Dwi Sasongko yang semula menjabat sebagai Sekretaris DPM-PTSP.

Sedangkan Kepala Bagian Otonomi Daerah yang semula kosong kini diisi oleh
Wijaya Trikoranto yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Pedurungan.
Sejumlah Camat juga mengalami rotasi. Camat Pedurungan kini dijabat oleh Kukuh Sudarmanto Alugoro, Camat Banyumanik Sigit Suroso, Camat Gajahmungkur Bambang Pramusinto, dan Camat
Gunungpati kini dijabat oleh Ronny Tjahjo Nugroho.

Di depan para pejabat yang dilantik, Walikota meminta jajarannya untuk berupaya menemukansebuah alternatif solusi apabila dalam pekerjaan terbentur dengan kendala agarpekerjaan tersebut tetap dapat dikerjakan tanpa melanggar aturan.

“Pola pikir inovatif seperti inilah yang saya harap ada dalam diri panjenengan masing-masing,apalagi posisi panjenengan semua saat ini secara tidak langsung menjadi ruangunjuk gigi untuk dapat memimpin tim yang lebih besar lagi ke depannya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga mengingatkan para pejabat yang dilantik siang itu bahwasegala kemajuan yang telah dikerjakan bersama telah membuat Kota Semarang hari ini lebih banyak mendapat sorotan dari sebelumnya.

“Tadinya kalau Semarang banjir itu biasa, sekarang karena sedikit demi sedikit bisa kita
atasi, timbullah ekspektasi masyarakat. Atau misalnya terkait pungli, yang
sebelumnya Indeks Persepsi Korupsi kota Semarang ada di peringkat 25 (2010),
sekarang kita ada di peringkat ke-3 terbaik (2015),” ujarnya.

Menurutnya para pejabat dilantik karena dianggap sebagai yang terbaik dan pantas ada di masing-masing posisi. “Jangan kecewakan kepercayaan yang saya berikan, jaga betul amanah yang diberikan kepada panjenengan. Ratusan orang berharap ada di posisipanjenengan sekalian, jangan biarkan posisi yang panjenengan dapatkan sekarang direbut dengan mudah akibat buruknya kinerja panjenengan sendiri,” pesannya.