• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Gubernur Ganjar Sebut Presiden Kagumi Kota Semarang

 12-10-2017 21:11 WIB    by Admin    Dilihat: 338 kali Berita Kota
"Saya kemarin mengantar bapak Presiden di Kota Semarang, berkeliling melihat Kota Semarang. Statementnya pak Presiden, Loh kok Semarang sangat indah ya, gitu katanya Pak Hendi. Jadi taman yang makin banyak, kota yang makin bersih ini didorong. Dan bahkan beberapa teman dari ATR/BPN kemarin agak telat mengikuti acara presiden, karena mereka ternyata piknik dulu di Kampung Pelangi", cerita Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 
 
"Yang kumuh-kumuh itu modalnya cuma dicat warna-warni. Itu sudah bisa menjadi destinasi selfie yang luar biasa, istri saya saja kepingin di sana begitu. Artinya apa ? membikin banyak orang bahagia itu ada banyak caranya dan itu sudah dilakukan ", lanjutnya.
 
Hal tersebut diungkapkan Ganjar saat memberi sambutan kegiatan Rakornas Camat se-Jawa Tengah dan Indonesia Timur di Hotel Crown, Semarang (12/10). Ganjar menilai Walikota Semarang, Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi itu telah menginspirasi banyak daerah melalui reformasi yang dilakukan di Pemerintah Kota Semarang. Reformasi tersebut adalah dengan memberi kewenangan lebih kepada Camat untuk ikut berpartisipasi konkrit dalam membangun wilayah masing-masing.
 
"Pak Walikota terima kasih, saya kira Semarang sudah memulai dengan contoh yang konkrit, saya mengusulkan agar contoh di Kota Semarang ini bisa ditiru", tegas Gubernur Ganjar.
 
Walikota Hendi sendiri dalam kegiatan Rakornas Camat tersebut memang secara khusus diminta untuk menceritakan terkait percepatan pembangunan di Kota Semarang yang menempatkan camat sebagai ujung tombaknya. Salah satu hasil pembangunan tersebut adalah terwujudnya 113 Kampung Tematik di Kota Semarang.
 
:"2012, saya mendapati rekan-rekan di pemerintah Kota Semarang yang tidak mau ditempatkan di kecamatan, setiap kali rotasi di kecamatan, mereka justru bertanya, Pak salah saya apa kenapa dipindah di Kecamatan, padahal menurut saya posisi tersebut justru sangat strategis", kenang Walikota Hendi. "Hal tersebut yang membuat saya merasa harus ada motivasi yang diberikan dengan mengingatkan kawan-kawan camat betapa strategis posisi mereka dalam pembangunan Kota Semarang secara meyeluruh", jelasnya.
 
"Dan begitu motivasi dan keyakinan tersebut sudah terbentuk, kemudian saya beri keperayaan lebih untuk dapat mengelola sendiri hasil usulan musrenbang di wilayahnya masing-masing, sebagai bentuk kepercayaan saya", tegas Hendi.
 
Senada Walikota Hendi, Sekjen Kementrian Dalam Negeri, Hadi Prabowo juga mengatakan bahwa peran camat harus didayagunakan secara maksimal. "Camat ini kan sebagai organisasi perangkat daerah yang dipimpin oleh Walikota maupun Bupati, namun di satu sisi dia adalah sebagai urusan pemerintah umum di wilayahnya, yang itu dikenal dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014", jelasnya. "Pak walikota ini contoh yang sudah mendayagunakan dan juga meningkatkan kinerja dan akuntabilitas di Kota Semarang", tegas Hadi Prabowo.