• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Wali Kota Hendi : Penyerahan Bantuan Kaki dan Tangan Palsu Bagi Penyandang Disabilitas

 13-11-2017 12:21 WIB    by Admin    Dilihat: 310 kali Berita Kota

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara  simbolis menyerahkan kaki dan tangan pengganti kepada 31 orang penyandang disabilitas, di  Sekretariat Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas . Penyerahan kaki dan tangan pengganti ini merupakan hasil kerjasama  Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa Kemensos RI dengan Dinas Sosial Kota Semarang ini diharapkan mampu membantu para penyandang disabilitas untuk dapat beraktifitas seperti masyarakat normal lainnya. Penyerahan kaki dan tangan pengganti ini turut dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Perwakilan Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa Kemensos RI , Kepala Dinas Sosial Kota Semarang,  dan Muspika  Kecamatan Semarang Barat warga RT/RW 4/3 Kel.karangayu, Senin (13/11).

Wali Kota  Semarang  dalam sambutannya mengatakan kebutuhan akan kaki dan tangan pengganti saat ini belum semua mampu dipenuhi. Selain karena faktor harga yang masih relatif tinggi, sebagian bahan baku pun masih harus di impor. Padahal kebutuhan akan alat bantu prostetik ini makin meningkat seiring banyaknya angka kecelakaan, kondisi bawaan serta berbagai penyakit yang membuat seseorang harus menggunakan alat bantu prostetik. Disamping itu lanjut Wali Kota, sebagian besar dari para penyandang disabilitas masih harus dibantu untuk dapat melaksanakan aktivitas harian mereka akibat ketiadaan fasilitas khusus disabilitas ini. Oleh karenanya, perhatian dari Pemerintah dan stakehokder sangat diperlukan dalam membantu para penyandang disabilitas ini.

Hadir dalam acara penyerahan bantuan Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Tommy Yarmawan Said, CBIOM3S (Center for Biomechanics,Biomaterial, Biomechatronic and Signal Processing) dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.  Serta hadir Kasie Perencanaan Program dan Evaluasi Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa Kemensos RI Wisnu Murti Ratna Wati.

"Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita lakukan, ini menjadi tugas kita bersama untuk mendukung dan mewujudkan kondisi ideal yang ramah bagi para penyandang disabilitas tersebut." kata Hendi Melalui penyerahan kaki dan tangan pengganti ini, Walikota berharap semakin tumbuh kesadaran di kalangan masyarakat Kota Semarang  untuk secara bertahap mulai memikirkan berbagai fasilitas khusus disabilitas ini, sebab Wali Kota meyakini, para penyandang disabilitas ini bukan orang yang mengharapkan untuk dikasihani, mereka hanya butuh diberikan kesempatan untuk dapat menunjukkan kualitas dan kapasitas diri mereka yang sebenarnya.

“Ini namanya konsep bergerak bersama tak harus nominal uang tapi tenaga yang ihklas akan membuahkan hasil seperti sekarang terimakasih buat mbak fita untuk selalu peduli lingkungan sekitar”, pungkas hendi

"Semoga dengan penyerahan kaki dan tangan pengganti ini, para penerima mampu meningkatkan kualitas hidupnya sehingga mampu hidup lebih baik." harap Hendi.
 
Ketua P3D Kota Semarang, F Maryunani mengungkapkan organisasinya yang mengurusi para penyandang difabilitas sudah sejak 2009 berdiri.Kemudian, secara bertahap, Yayasan Peduli Tuna Dagsa sudah sebanyaktiga kali memberikan kepercayaan untuk menyumbangkan tangan dan kakipalsu untuk para penyandang disabilitas.

Perempuan yang akrab disapa Fita ini mengungkapkan dirinya sangat bersyukur karena pada tahun 2018 nanti, Wali Kota Hendi siap dan sanggup untuk memberikan sumbangan tangan dan kaki palsu kepada penyandang disabilitas lainya yang belum mendapatkan.

“Tadi dapat dari Pak Wali Kota Semarang sendiri, saya dipersilahkan untuk berkoordinasi dan untuk berikutnya tahun 2018 beliau dari Kota Semarang yang akan mendanai semuanya. Dan inilah puncaknya yang saya maksud, ketika mengadakan ini saya mencari donatur sendiri. Akhirnya, kini bisa melibatkan isntansi. Alhamdulillah semakin terealisasi berkat Pak Wali Kota Hendi,” pungkasnya.