• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Razia Dishub dan Satlantas, Parkir Sembarangan Kendaraan Bermotor Kena Tilang !!!

 16-11-2017 12:26 WIB    by Admin    Dilihat: 393 kali Berita Kota
Semarang -  (16/11) Warga Kota Semarang Diminta untuk lebih teliti memarkirkan mobil di tempat yang sudah disediakan.Dinas Perhubungan Kota Semarang  bersama aparat kepolisian melakukan tindakan tegas akan menggemboskan ban mobil yang parkir sembarangan.Kegiatan ini didasari atas keluhan masyarakat yang mengeluh tentang parkir liar yang mengganggu pengguna jalan yang lain.

“Ya, bersama  Polsek Semarang  Tengah ,  kami ingin kawasan yang udah bertanda larangan parkir tidak boleh parkir . Jadi jangan sampai ban kena gembos. Makanya kita minta parkir jangan sembarangan,” kata Antonius  Kasie parkir Dishub Kota Semarang.

Razia dimulai di Jl.Pandanaran,Simpang Lima ,Jl.KH.Ahmad Dalan,Jl.depok dan lanjut Jl.pemuda, Rabu (15/11).

Sebanyak 3 petugas parkir yang habis masa  berlakunya kartu tanda parkir (KTA) di amankan untuk segera di perpanjang dan dalam razia tersebut ada 17 kendaraan yang terkena tilang terdiri dari mobil 7 unit dan motor 10 unit .

Toni berharap, jangan sampai masyarakat menjadi korban atas penindakan itu. Khususnya pada lokasi pedestarian atau trotoar yang sudah dibangun Pemko Semarang.

“Jadi mari kita bangun kota ini lebih baik ke depan. Apalagi selama ini keluhan masyarakat seputar susahnya akses bagi pejalan kaki, untuk itu ke depan khusus bagi pengendara lebih tertib lagi memarkirkan kenderaannya,” katanya.

Jika Pemerintah Kota  Semarang  sudah menyediakan lokasi pejalan kaki yang representatif, ia mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas tersebut. Jangan lagi sesuka hati memarkir kenderaan di atas trotoar maupun badan jalan secara berlapis.
“Dan kalau memang ada rambu-rambu parkir sejajar, kiranya itu bisa diikuti. Lalu jangan mau disuruh-suruh juru parkir untuk parkir berlapis. Masalahnya terkadang kita gak mau jalan sedikit saja,” katanya.

"Dengan operasi gabungan ini kawasan Kota Semarang lebih tertata tidak kumuh oleh parkir liar," imbuhnya.

Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dari Polsek Semarang Tengah dan Dishub Kota Semarang.Selain itu, razia parkir liar akan terus dilakukan di sejumlah titik di Kota Semarang. Hal ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang menjadi kendala bagi warga dalam beraktivitas.