• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Menunggak PBB Dua Perusahaan di Semarang Mendapat Peringatan

 23-11-2017 14:40 WIB    by Admin    Dilihat: 371 kali Berita Kota

Semarang – Sebagai bentuk nyata penegakan aturan pajak yang merupakan salah satu sumber pendapatan daerah, Rabu (22/11) bertempat di Bapenda Kota Semarang, Kabid Pajak Daerah 1, Suryono bersama beberapa pihak terkait seperti, Bagian Hukum, Diskominfo dan Satpol PP melakukan briefing bersama berkenaan dengan tindakan sanksi terhadap wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya. Pada kesempatan ini tindakan yang dilakukan adalah penandaan kepada tanah dan bangunan yang masih menunggak PBB.

Berdasar data rencana yustisi PBB bulan November 2017, ada dua wajib pajak dengan tunggakan yang cukup besar masing-masing 600 juta dan 380 juta sehingga totalnya mencapai 980 juta, atas nama PT Sandratex dan PT Hyuepseung Garment Indonesia.


“Ini hanya merupakan satu contoh kalau wajib pajak itu tidak melakukan pembayaran akan diberikan sanksi, salah satunya dengan melakukan penandaan bahwa obyek tersebut belum dibayar pajaknya,” kata Suryono.

Kedua obyek pajak tersebut masing-masing berlokasi di Jalan Gajah no 1 (PT Sandratex) dan Jalan Sudirman no 370 (PT Hyuepseung Garment Indonesia) Semarang, bersama pihak-pihak terkait Suryono menginstruksikan agar petugas yang bertindak di lapangan cukup tegas dan bisa berhasil membuat penunggak segera melunasi kewajibannya.

Lebih lanjut Suryono menekankan jika tindakan tegas ini adalah upaya untuk mencapai target PBB yang ditentukan sekaligus sosialisasi bahwa ada tindakan yang jelas membedakan bagi mereka yang membayar pajak dan yang tidak membayar.