• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Penghargaan Anugrah Dana Racka dari Presiden Jokowi ke Wali Kota Semarang

 07-12-2017 07:42 WIB    by Admin    Dilihat: 264 kali Berita Kota

SEMARANG - Upaya Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi dalam memaksimalkan pembangunan Kota Semarang beberapa tahun terakhir, rupanya diamati dan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat Republik Indonesia. Mengedepankan kebijakan penggunaan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) yang pro poor, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini berhasil merubah wajah kota dengan sangat cepat,

Tak hanya itu, dirinya juga sukses menyediakan berbagai fasilitas kebutuhan hidup serba gratis, seperti kesehatan gratis, pendidikan gratis, internet gratis, transportasi gratis, atau rekreasi gratis yang belum diinisiasi sebelumnya. Kesuksesan pengembangan Kota Semarang ini menjadi menarik, karena sebenarnya meski pun merupakan kota metropolitan terbesar ke-5 di Indonesia, tapi anggaran pembangunan yang dimiliki Kota Semarang tak sebanding dengan kota-kota lainnya. 

Tercatat pada tahun 2017, besaran APBD yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Semarang hanya sekitar Rp 4,5 Triliun, jauh dibanding kota-kota lain yang telah mencapai Rp 6 triliun sampai  Rp 8 Triliun. Maka atas kesuksesannya dalam melakukan efisiensi anggaran pembangunan tersebut, Rabu (6/12), bertempat di Istana Negara, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengapresiasi Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi), dengan memberikan secara langsung penghargaan 'Anugerah Dana Rakca' kepadanya. 

Anugerah Dana Rakca sendiri merupakan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah Republik Indonesia kepada pemerintah daerah berkinerja baik dalam aspek pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan layanan dasar publik, perekonomian daerah, dan kesejahteraan masyarakat. Dan pada tahun 2017 ini hanya ada tiga Kota se-Indonesia yang menerima penghargaan tersebut. Yaitu Kota Semarang, Kota Depok, dan Kota Surabaya. Sedangkan untuk kabupaten yang mendapatkan penghargaan tersebut hanya Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Badung. 

Selepas menerima penghargaan tersebut, Hendi mengatakan, bahwa kunci terpenting pembangunan Kota Semarang saat ini adalah partisipasi masyarakat dalam pembangunan. "Anggaran kita tidak banyak, kalau pola pembangunannya instruktif yang terjadi seperti di waktu-waktu lalu. Hari ini pola pembangunan di Kota Semarang adalah partisipatif, masyarakat yang menginisiasi, kita yang memfasilitasi," tutur Hendi, yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan ini. 

"Apalagi dengan luar biasanya dukungan pembangunan yang diberikan Pak Jokowi kepada Kota Semarang, masyarakat semakin termotivasi untuk mau berpartisipasi dalam pembangunan," lanjutnya.