• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Durian Montong Jawa Hingga Gunungan Buah Meriahkan Horti Expo 2017

 08-12-2017 14:15 WIB    by Admin    Dilihat: 322 kali Berita Kota
Semarang – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pada Jumat (08/12) mermbuka kegiatan Semarang Horti Expo 2017 bertempat di kawasan Polder Kota Lama Semarang. Acara ini adalah program dari Dinas Pertanian Kota Semarang bersama kelompok-kelompok tani di kota Semarang yang berlangsung tanggal 8 – 9 Desember 2017, memamerkan hasil-hasil perkebunan dan pertanian.

Pada Kesempatan ini hadir juga pihak-pihak terkait di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Jawa Tengah, BPTP Jawa Tengah beserta beberapa tamu dari luar daerah.

Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi dalam sambutannya menyebutkan bahwa Semarang sebagai daerah  perkotaan juga punya kelompok tani dan nelayan yang terus bekerja bersama Pemerintah Kota, untuk dirinya dan kesejahteraan Kota Semarang. “Tujuan pameran ini kurang lebih paling tidak masyarakat Semarang bisa lebih tahu produk-produk apa saja yang dihasilkan oleh sedulur kita para petani dan nelayan di kota Semarang,” tambah Hendi.

Lebh lanjut Hendi melihat dari 16 kecamatan yang ada punya karakteristik yang luar biasa dan beraneka ragam tetapi yang paling menonjol untuk pertanian dan perkebunan adalah Mijen dan Gunung Pati karena iklimnya sangat mendukung dengan lahan yang sangat luas. “Ada durian montong jawa yang terkenal karena bentuknya besar tapi bijinya kecil rasanya luar biasa,” imbuh Hendi mengomentari durian unggulan dari daerah Mijen dan Gunung Pati tersebut.

Hendi menambahkan jika produk-produk pertanian perkebunan tersebut bisa go nasional bahkan go internasional. “Untuk daerah perkotaan dengan lahan yang terbatas bisa didorong dengan metode hidroponik,” ujar Hendi.
Hendi menutup sambutannya berpesan agar kelompok-kelompok tani yang sudah dilantik kepengurusannya mempunyai komitmen yang kuat untuk memajukan pertanian dan nelayan di Kota Semarang.

Acara pembukaan pameran juga dimeriahkan dengan gunungan buah yang diperebutkan secara cuma-cuma untuk masyarakat, kemudian juga festival gilo-gilo yang mewakili kecamatan-kecamatan yang berpartisipasi dan gratis dinikmati pengunjung.