• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Bela Negara Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

 19-12-2017 10:06 WIB    by Admin    Dilihat: 253 kali Berita Kota
Semarang - Wakil  Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu menjadi Pembina dalam apel bela negara yang digelar di Halaman Balaikota Semarang pada, Selasa (19/12/2017).

Apel ini diikuti berbagai elemen masyarakat mulai dari kalangan karyawan karyawati ASN di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, FKPPI dan  juga dihadiri para pelajar SMP dan SMA, anggota TNI dan Polri.

Selamat pagi salam sejahtera untuk semua. Di kesempatan yang berbahagia ini, dalam suasana semangat bela negara, kita berkumpul di Halaman Balaikota Semarang, ujar Mbak Ita.

Dalam sambutan Presiden RI yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Semarang mengajak segenap elemen masyarakat, bahu membahu dalam aksi nyata. Membela negara dalam membela keutuhan negara di kemajuan zaman saat ini, tantangan dan ancaman terhadap keutuhan negara yang tidak lagi bersifat traditional dan militer tapi lebih multidimensial. "Seperti paham paham dan hal hal yang tidak bermoral yang dapat merubah mindset generasi millenial saat ini. Kesadaran bela negara, harus menjadi kesadaran nasional dan gerakan nasional." Ungkapnya.

Saat ini, kita juga menghadapi ancaman keamanan yang terkait dengan kejahatan internasional yang dilakukan oleh aktor non-negara yang memiliki kemampuan teknologi serta dukungan finansial yang kuat, dengan jaringan yang rapi dan tersebar di sejumlah negara. Banyak anak-anak kita yang terjebak dalam ketergantungan pada narkotika. Banyak warga negara kita yang juga masuk dalam jaringan perdagangan manusia. Kita harus melawan kejahatan kemanusiaan ini sebagai bagian dari kecintaan kita pada Tanah Air juga mengingatkan kita semua.
 
Di akhir sambutannya pihaknya mengatakan bahwa tugas sejarah kita adalah membela negara ini dari kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan ketergantungan. Tugas Bela Negara ini adalah tugas yang maha berat yang ada di depan mata kita saat ini. Tapi dengan semangat persatuan, kerja keras dan perjuangan kita bersama, tugas sejarah itu bisa kita pikul bersama, pungkasnya.