• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Sambut Natal dan Tahun Baru Hendi Himbau TNI, Polri dan PNS Bersikap Netral Aktif

 20-12-2017 14:10 WIB    by Admin    Dilihat: 251 kali Berita Kota
Semarang – Rabu pagi (20/11) Wali Kota Semarang, Hendrar Pribadi menghadiri Apel Danramil dan Babinsa Kodim 0733 BS Semarang tahun 2017 yang bertempat di Makodim 0733 Semarang. Apel kali ini adalah menindaklanjuti apel danrem dandim se-Indonesia yang telah dilaksanakan di kota Bandung. Berkaitan dengan agenda tahun politik 2018 -2019 dimana diadakan Pilkada dan juga Pemilihan Presiden serta Pemilhan Legislatif yang akan menjadi titik krusial stabilitas keamanan dan politik negara maka apel selama dua hari ini akan menjadi pedoman pelaksanan tugas di lapagan bagi Danramil dan Babinsa melalui materi yang akan disampaikan.

Pada kesempatan ini Wali Kota Hendrar Prihadi juga memberikan sambutan dan pandangan-pandangan strategis ke depan sebagai pembekalan berkaitan tahun politik 2018-2019 di hadapan peserta apel. Banyak hal yang harus disikapi dan dicermati tentang situasi sosial politik dipaparkan oleh Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini.

Hendi mengajak peserta mencermati situasi Semarang baik dari sisi geografis, mau pun struktur sosial budaya masyarakatnya sebagai sebuah kota besar yang memiliki magnet bagi wilayah sekitarnya atau interlandnya, yang sekaligus berpotensi menimbulkan berbagai masalah sosial. “Semarang secara topografi sangat unik karena memiliki laut, dataran rendah, perbukitan, dataran tinggi, hal ini setidaknya menjadi upaya kita bersama untuk menciptakan kondusifitas dan kesejahteraan masyarakat Semarang,” tambah Hendi.

Hendi juga memaparkan tentang percepatan pembangunan infrastruktur yang memudahkan orang datang ke Semarang, seperti perbaikan bandara, stasiun kereta, terminal hingga jalan tol antar kota.  “Semakin tinggi pertumbuhan kota maka bisa dipastikan semakin tinggi masalah sosial yang dihadapi,” kata Hendi.

“Kita harus bisa mengeliminir persoalan-persoalan sosial di sekitar kita, kalau tidak ini akan menjadi persolan besar terutama nati bagi kawan-kawan Babinsa,” ucap Hendi.

Hendi mengingatkan jika akhir-akhir ini persoalan sensitifitas agama makin menguat pasca Pilgub DKI. Hendi mencontohkan makin banyak informasi yang menghasut dan menyesatkan dengan konten sensitifitas agama yang dihembuskan melalui berbagai saluran-saluran media sosial yang akhirnya menjadi berita-berita hoax. “Jika berita-berita hoax tersebut dishare oleh orang-orang yang berpengaruh dan mempunyai ketokohan akibatnya akan mudah dipercaya, maka mari kita menyikapi hal ini dengan penuh kebijakan,” imbuh Hendi.

Lebih jauh Hendi menekankan agar masyarakat juga ikut berpartisipasi melaporkan penyebaran informasi hoax ini kepada pihak yang berwenang. “Kita tidak boleh diam, jika kita diam maka hal-hal seperti ini bisa berkembang dengan pesat,” terang Hendi.

Hendi sekali lagi menghimbau dan menekankan untuk mempererat kerjasama dan toleransi umat beragama, agar nanti masyarakat tidak ikut terpecah-pecah menghadapi situasi politik yang memanas selama Pilkada mau pun Pilpres. Kemudian di akhir sambutan Hendi menekankan agar TNI, Polri, PNS agar netral aktif, netral tidak berpihak secara politik dan aktif memastikan wilayahnya kondusif.