• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Beragam Pakaian Adat Iringi Walikota Hendi Amankan Perayaan Natal

 25-12-2017 13:59 WIB    by Admin    Dilihat: 321 kali Berita Kota
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan telah bekerja sama dengan Polrestabes Semarang untuk mengamankan titik-titik perayaan Natal di Kota Semarang.

Dan untuk memastikan pengamanan berlangsung dengan maksimal, Walikota Semarang yang juga akrab disapa Hendi tersebut, Minggu (24/12) turun langsung berkeliling ke sejumlah Gereja bersama jajaran Muspida Kota Semarang.

Setidaknya ada tiga Gereja yang didatangi Hendi, diantaranya adalah Gereja Katedral Semarang yang terletak di jalan Pandanaran Kota Semarang, lalu Gereja Holy Stadium di Komplek Grand Marina Kota Semarang, dan Gereja Kristen Indonesia Beringin Semarang di jalan Kapten Piere Tendean Kota Semarang. 
Pemandangan menarik terlihat kala pria yang juga politisi PDI Perjuangan ini mendatangi Gereja Kristen Indonesia Beringin Semarang.

Hendi yang datang sekitar pukul 21.00 di Gereja tersebut langsung disambut oleh puluhan umat Gereja yang mengenakan berbagai pakaian adat dan etnis di Indonesia, mulai dari pakaian khas Cina, Betawi, Padang, Medan, hingga Jawa.

Hendi mengungkapkan, kunjungannya di beberapa gereja ini untuk memastikan bahwa prosesi kebhaktian dan misa natal di beberapa gereja berjalan aman, lancar dan kondusif. “Ada 18 gereja yang melaksanakan misa dan kebhaktian dari ratusan gereja di Kota Semarang.

Ada 1.500 kekuatan yang kita sebar. Kunjungan ini, untuk memastikan bahwa kebhaktian di malam natal kita di Kota Semarang berjalan dengan baik dan lancar. Lalu lintas cenderung berjalan dengan lancar,” ungkap Hendi di Gereja Kristen Indonesia Beringin. 

Selain menguncapkan Selamat Hari Natal 2017, Hendi juga berharap khususnya kepada para jemaat gereja yang malam ini menggelar kebhaktian, misa atau doa di gereja-gereja untuk tidak gundah dalam melaksanakan ibadah.

“Kami Wali Kota Semarang, atas nama warga Kota Semarang mengucapkan Selamat Hari Natal, Damai di Bumi Damai Di Hati. Mudah-mudahan membawa kebaikan, kondusifitas untuk Kota Semarang dan bangsa serta negara yang kita cintai ini. Khususnya, pada saat perayaan natal mala mini, kami berharap tidak ada keraguan, tidak ada kegalauan buat para pemeluk agama nasrani untuk melaksanakan ibadah,” harap Hendi. 

Hendi juga berpesan jika perbedaan di Kota Semarang tidak menjadi kekhawatiran bagi umat kristiani khususnya di Kota Semarang. Justru perbedaan merupakan berkah untuk saling menghormati dan saling mengamankan selama perayaan natal berlangsung. “Saya titip pesan saja, bahwa perbedaan-perbedaan di tempat kita ini menjadi sebuah berkah untuk saling mengamankan, untuk saling menghormati dan saling mengisi serta membuat Kota Semarang lebih baik dan lebih hebat,” ujar Hendi. 

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, mengungkapkan untuk mengamankan perayaan natal pihaknya menurunkan sebanyak 1.234 personil kepolisian. Ribuan personil tersebut siap mengamankan perayaan natal 2017 dan pergantian malam tahun baru 2018.

“Kami dari Polrestabes Semarang bersama instansi terkait menurunkan sebanyak 1.234 orang personil terdiri dari 920 petugas kepolisian dan 314 orang personil dari lembaga instansi samping.

Kami mengucapkan kepada kita semua, khususnya kaum nasrani, selamat merayakan hari natal dan saya pastikan perayaan natal 2017 khususnya di wilayah kami tetap kami amankan. Dan saya yakinkan tidak akan terjadi gangguan dalam bentuk apapun,” tegas Abiyoso. 

Abiyoso juga berharap dan berpesan kepada warga Kota Semarang, jika merayakan natal dan tahun baru 2018 meninggalkan rumahnya dalam jangka waktu yang cukup lama untuk melaporkan kepada aparat setempat. Minimal kepada RT/RW tempat dimana mereka bermukim.

“Beberapa hari kedepan juga akan merayakan pergantian tahun, kami harapkan kepada seluruh warga masyarakat Kota Semarang manakala meninggalkan tempat dalam waktu cukup lama kami harapkan melapor ke aparat setempat atau Polsek setempat. Minimal kepada RT/RW-nya sehingga kita ketahui dimana titik-titik, daerah atau wilayah yang ditinggalkan masyarakat kita,” pesannya. 

Abiyoso berharap, selama perayaan malam natal dan tahun baru nanti, kondisi Kota Semarang bisa tetap aman. “Harapan kita, keamanan dan ketertiban menjadi tanggungjawab kita bersama.

Mari wujudkan, kita ciptakan iklim yang aman, yang sejahtera di Kota Semarang ini,” pungkasnya