• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Wali kota Hendi : Revitalisasi Kawasan Kota Lama menjadi Destinasi Wisata Utama di Semarang

 08-01-2018 21:45 WIB    by Admin    Dilihat: 378 kali Berita Kota
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memenuhi janjinya kepada masyarakat jika Kawasan Kota Lama Semarang berubah menjadi cantik pada tahun 2018 ini. Janji itu disampaikan oleh pria yang akrab disapa Wali Kota Hendi pada tahun 2016 lalu disaat dirinya dilantik dan secara resmi memimpin
Kota Atlas ini.

“Sebuah pelaporan, Pemkot Semarang, kita telah menyelesaikan 485 program kerja yang terdiri dari 3.323 kegiatan. Waktu dilantik, kami sampaikan janji kami kepada teman media bahwa wajah Kota Lama Semarang akan terlihat dan berubah setelah 2018. Salah satunya bukti, perbaikan Gedung Oudetrap, setelah kita perbaiki kita serahkan ke masyarakat untuk bisa dijadikan pusat dan kegiatan budaya. Apalagi, disampaikan oleh Menteri PUPR akan diselesaikan, proyek akan selesai pada bulan Desember,” tegas Hendi dalam pidatonya di acara groundbreaking Revitalisasi Kawasan Kota Lama di Taman Sri Gunting, Kota Semarang, Senin (8/1).

Wali Kota Hendi menyatakan terlihat cantik dan moleknya Kota Lama Semarang karena penggunaan APBD Pemkot Semarang yang sangat bagus.Ditunjang dengan percepatan pembangunan sarana transportasi seperti bandara, jalan tol dan kereta cepat semakin besar peluang mewujudkan
Kota Semarang sebagai Kota Hebat.

“Melalui program APBD meliputi aksesbilitas pembangunan, Kota Semarang sudah berubah. Bandara Ahmad Yani yang konon disebut bandara terburuk di dunia, April sudah diupgrade. Jalan tol Semarang-Batang-Solo, bisa beroperasi. Kereta semi cepat tahun 2018 Jakarta-Surabaya sudah tiga
jam. Maka, akan semakin banyak orang dating di Kota Semarang. Insyallah proses menuju Kota Semarang kota yang baik dan kota yang hebat akan terwujud,” tandas Wali Kota Hendi.

Kondisi ini tercapai, beber Wali Kota Hendi membuktikan jika kinerja Pemkot Semarang dalam hal pembangunan insfratruktur melalui dana APBD senilai Rp 4,8 triliun terserap dengan baik. Termasuk, adanya dukungan dana dari pemerintah Jokowi-JK juga menunjang menunjang proses
percepatan pembangunan Kota Semarang.

“Selain itu, kerja panjenengan direspon positif, serapan semakin baik. Dari Rp 4,8 triliun, sudah 92 persen serapan anggaran untuk masyarakat. Semakin hari semakin baik ditambah dukungan Pemerintah
Pusat. Saya nggak kampanye, sejak Presidenya Jokowi, Wali Kotanya Hendrar Prihadi, bantuan APBN mengucur terus. Kemarin sudah 520 miliar untuk normalisasi Banjir Kanal Timur. Kampug Bahari yang dulu kawasan kumuh sekarang menjadi tempat yang cantik. Sungai Tenggang, Sungai Sringin, Sungai Babon, juga sudah mulai dikerjakan anggaranya Rp 300 miliar. APBD Kota Semarang semakin hari semakin meningkat,” beber Wali Kota Hendi.

Wali Kota Hendi berharap, hasil pembangunan yang dikerjakan Pemkot Semarang dan masyarakat, terutama cantiknya Kawasan Kota Lama Semarang supaya dijaga dan dipelihara dengan baik bersama.

“Muspida, saya minta kompak menjaga wilayah dan perannya masyarakat merupakan kunci besar. Terakhir, hasil pembangunan saya minta supaya bisa dirawat, pasar dikerjakan, laporanya baru tuntas. Tri Lombajuang yang berdebu kita menjadi cantik, Stadion Citarum yang kursinya menjadi viral kita rawat. Demikian juga, pedestrian dibangun PU tidak dipakai parkir. Mari kita berani menegur warga, rekan kita yang ‘sakpenake dewe’ trotoar dibuat parkir, parkir dibuat trotoar,” terang Wali Kota Hendi.

Bahkan, Wali Kota Hendi berjanji kepada masyarakat Kota Semarang, dengan dikerjakanya proyek drainase dan jalan oleh Kementrian PUPR, pada bulan Desember nanti Kawasan Bubakan yang merupakan pintu utama masuk Kota Lama akan bebas dari banjir.

“Komunitas BP2KL saya ucapkan terimakasih setelah program selesai akan Kawasan Kota Lama Semarang akan semakin moncer. Banyak investor yang masuk kesini janji kami berikutnya Kawasan Bubakan Kota Semarang, bulan Desember Insyallah tidak banjir lagi,” pungkas Hendi