• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Bandarharjo Tidak Becek Lagi, Hendi Ajak Warga Ikut Merawat Lingkungan

 13-01-2018 08:10 WIB    by Admin    Dilihat: 338 kali Berita Kota
Semarang – Berbagai aktifitas di pagi hari dalam rangka kegiatan rutin menyapa masyarakat dilakukan terus-menerus oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Salah satunya adalah jalan sehat yang kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama masyarakat. Pada Jum’at pagi (12/01) kali ini bertempat di Kelurahan Bandarharjo kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Bersama Wali Kota turut hadir juga Wakil Wali Kota, Hevearita Gunaryanti, ketua LPMK/Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, Kapolsek, Kompol Adhi, serta Danramil, Mayor Suryo.

Wali Kota yang sering disapa Hendi ini melakukan kegiatan jalan sehat sambil memantau dan melihat kondisi lingkungan baik fisik dan sosial di area Kelurahan Bandarharjo. Sebagaimana diketahui secara geografis kelurahan ini masih memiliki masalah banjir dan rob sebagaimana pada umumnya daerah-daerah Semarang bawah lainnya. Aspirasi masyarakat akan dapat diserap dan ditindaklanjuti lebih cepat jika pemerintah kota lebih sering turun ke bawah, seperti halnya Hendi yang turut serta mengajak perwakilan OPD atau pihak-pihak terkait lainnya turun langsung menyapa masyarakat.

Dalam acara dialog Hendi langsung merespon aspirasi warga tentang tanggul di Kalibaru yang harus disempurnakan serta pesoalan sertifikat tanah. Hendi juga mengungkapkan tentang kondisi Bandarharjo yang sudah semakin maju karena masalah rob yang membuat lingkungan becek sudah semakin berkurang, tetapi dari penilaian Hendi tingkat kepedulian masyarakat dalam merawat lingkungan tidak seperti dulu yang sangat tinggi. “Hari ini sampah di saluran banyak sekali, plastik, daun dan lain-lain seolah-olah tidak ada penghuni di situ,” kritik Hendi.

Hendi menilai meski program dari pemerintah baru 60 persen berjalan jika tidak didukung oleh sikap sadar masyarakat tentang pembangunan yang melibatkan 4P maka hasilnya tidak akan maksimal.  4P sendiri adalah sebutan untuk elemen Pemerintah, Pengusaha, Pewarta, Penduduk. “Membangun terus tetapi warga  tidak merawat maka dalam hitungan tahun, bulan dan akhirnya hari pasti akan banjir lagi,” kata Hendi.

Hendi juga berpesan agar masyarakat ikut mengontrol kegiatan-kegiatan pembangunan pemerintah  yang sedang dilaksanakan agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan di lapangan. “Bisa dengan Lapor Hendi, atau bisa sms ke handphone saya,” tegas Hendi.

Pada kesempatan ini Hendi juga melakukan sosialisasi program-program prioritas dari pemkot Semarang seperti UHC dan Kredit Wibawa yang ternyata di lapangan belum tersosialisasikan secara maksimal sehingga belum menjangkau masyarakat luas dan memberi manfaat yang bisa langsung dirasakan. Hendi mengajak seluruh perangkat kelurahan serta dinas-dinas terkait bisa lebih aktif lagi mensosialisasikan UHC dan Kredit Wibawa.