• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pengambilan Perekaman KTP Elektronik Terganjal SDM

 23-01-2018 14:25 WIB    by Admin    Dilihat: 223 kali Berita Kota
Semarang : Pelaksanaan perekaman data dan pencetakan KTP Elektronik di Kota Semarang mendapat perhatian serius dari Legislatif, melalui tinjauan langsung ke beberapa tempat perekaman dan pengambilan KTP Elektronik warga, Selasa (23/01). 

Melalui Komisi A yang membidangi pemerintahan, dua tempat Pelayanan Perekaman Data Kependudukan di Kecamatan Semarang Tengah dan Semarang Timur didatangi rombongan yang dipimpin Ketua Komisi A, Meidiana Koeswara. 

Rombongan Komisi A ini diterima langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang Adi Trihananto sekaligus memberikan penjelasaan tentang progres pelaksanaan perekaman dan pencetakan KTP Elektronik. Dari hasil tinjauannya ini, Meidiana menyebutkan ingin melakukan klarifikasi dilapangan terkait isu yang berkembang dimasyarakat yang dilaporkan ke DPRD mengenai kepengurusan KTP Elektronik. 

"Salah satu contoh kasus yakni masa berlaku surat keterangan pengganti KTP Elektronik milik warga yang prosesnya panjang dan sulit padahal hanya berlaku 6 bulan saja. Untuk perpanjangan harus ngurus lagi dari awal, mulai RT ke RW, sulitlah pokoknya. Nah disini kami mendapat penjelasan dari Pak Adi (Kepala Dispendukcapil) sehingga saat kami ditanyai warga kami bisa jelaskan,"imbuhnya.

Selain itu, Keterbatasan SDM di Tempat Pelayanan Perekaman Data Kependudukan membuat distribusi Kartu Elektronik milik warga yang tidak kunjung diambil, tersendat. Dibutuhkan peran Ketua RW dan RT untuk dapat menjadi corong informasi terkait penyaluran KTP Elektronik milik warga yang sudah jadi.

"Peran Camat nanti bisa mengkoridinir para lurah untuk disampaikan ke Ketua RW dan RT agar disampaikan kepada warga yang telah mengurus KTP bisa diambil. Kita juga menyadari kalau Dispenduk ini kekurangan SDM juga,"jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Adi Trihananto mengatakan untuk pelaksanaan perekaman dan pencetakan KTP Elektronik saat ini masih berjalan, bahkan dengan program 4 hari jadi animo warga menjadi bertambah. 
"Sementara untuk stok Blangko KTP Eletronik saat ini masih tersedia dengan kebutuhan perhari mencapai dua ribu blangko. Hanya saja kendala yang dimiliki yakni keterbatasan SDM sehingga tidak dapat melakukan distribusi KTP Elektronik yang sudah jadi ke warga langsung. Adapun untuk mengantisipasi banyaknya KTP Elektronik yang menumpuk tidak diambil pemiliknya, saya sudah meminta agar para Camat untuk berperan aktif dalam memberitaukan ke lurah maupun para Ketua RT/RW setempat untuk disampaikan ke warga yang bersangkutan," kata Adi.

Selain itu, dalam kesempatan ini pula, Adi selaku Kepala Dispendukcapil juga meminta kepada Komisi A DPRD Kota Semarang menyetujui penganggaran pemugaran gedung pelayanan Perekaman Data Kependudukan di masing-masing kecamatan dan juga penambahan SDM untuk mendukung suksesi perekaman KTP Elektronik dikota Semarang selesai ditahun 2018 ini.

"Mungkin nanti bisa dibicarakan lagi sama pak Mei agar nanti dapat dibcarakan dalam rapat Komisi tentang kebutuhan SDM di Dispenduk agar proses perekaman dan pencetakan segera tuntas di Kota Semarang,"tutupnya.