• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

DPR RI Apresiasi Stok Pangan di Jateng Stabil.

 26-01-2018 17:33 WIB    by Admin    Dilihat: 368 kali Berita Kota
Semarang : Pemerintah memiliki kewajiban untuk menjaminn sebelas komoditas yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Sehingga jaminan ketersediaan, kualitas hingga harga harus terus dipantau agar tidak terjadi kelangkaan barang yang menyebabkan kenaikan harga.

Untuk mengatahui kondisi sebelas komoditas pokok ini, Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Haryo Soerkartono mendatangi pasar johar relokasi dikomplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Jumat siang (26/01). 
 
Dalam tinjauannya ini, Ia mengapresiasi harga kebutuhan pokok yang relatif rendah dibanding daerah lain, seperti di Provinsi Jawa Timur dan DKI Jakarta. 
 
"Saat ini dari hasil berdialog dengan pedagang langsung, untuk harga bawang merah dijual Rp, 10 ribu/Kg, Ayam potong Rp, 32 ribu/Kg, daging sapi senilai Rp, 100 ribu/Kg," katanya. 
 
Sementara untuk komoditas beras, menurutnya dengan adanya beras bulog membuat masyarakat bernafas lega dengan harga yang terjangkau senilai Rp, 9.350 ribu/Kg. Sedangkan beras premium dihargai Rp, 13ribu/Kg, lebih mahal Rp, 500 dari HET yang ditetapkan Kementerian Perdagangan. 
 
"Saya pun optimis untuk persoalan beras di Jawa Tengah tidak ada kendala terkait dengan stoknya apalagi menjelang panen raya, yang mana di Jawa Tengah ini memiliki 600 ribu hektar sawah. Ini jauh lebih besar dari beras yang akan diimport Kementrian Perdagangan sehingga saya dorong Jateng tidak perlu nerima beras import. Harusnya yang dijadikan pedoman bukan hanya ketahanan pangan saja tapi ketahanan pangan yang berkedaulatan pangan,"tegasnya.
 
Sementara itu terkait dengan tempat relokasi pedagang johar pasca kebakaran ini, Politisi Gerindra itu menyebutkan sangat mengapresiasi pemerintah Kota Semarang yang membuatkan tempat relokasi yang representatif bagi pedagang.
 
"Ini tempat relokasi tapi memiliki berbagai fasilitas yang dimiliki, seperti Mushola kamar mandi dan alat pemadam kebakaran. Hanya saja,saya minta ke dinas Perdaganganagar ada kendaraan transportasi yang masuk kedalam pasar Johar Relokasi di MAJT, sehingga memudahkan aksesbilitas masyarakat maupun pedagang,"ungkap Bambang.