• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Palak Pengemudi Taksi Online, 2 Oknum Kena OTT Tim Saber Pungli

 05-02-2018 07:47 WIB    by Admin    Dilihat: 1081 kali Berita Kota
Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Semarang beraksi. Tim dari gabungan sejumlah instansi seperti kepolisian, Inspektorat, Kejari, Pengadilan Negeri, DPRD Kota Semarang, Denpom, dan Akademisi ini berhasil menangkap tangan oknum yang melakukan pungutan liar kepada pengemudi taksi online di bawah jembatan penghubung antara mall Matahari dengan mall Ciputra.
 
Dua oknum tersebut yaitu Rujianto alias Jendol bin Sukardi dan saudara Sholikin bin Suwoto. Petugas saber pungli telah mengamankan uang sebesar 42.000 rupiah hasil pungli.
 
Inspektur Kota Semarang Cahyo Bintarum menyebutkan bahwa kejadian tersebut diawali dari pengaduan masyarakat kepada tim saber pungli Kota Semarang.
“Modusnya yang bersangkutan menarik uang parkir taksi dan menarik uang kepada setiap pengemudi taksi online yang menaikkan penumpang sebesar 2.000 rupiah kepada setiap taksi online di lokasi tersebut,” tandasnya.
 
Dari hasil penanganan perkara, Jendol mengakui bahwa pungutan terhadap taksi online tidak ada aturan hukum atau payung hukumnya serta Ijin pengelolaan parkir
sudah tidak berlaku sejak Maret 2016 dan belum di terbitkan ijin yang baru.
 
Sementara menurut supir taksi online, Joko Santoso, ia telah membayar Rp.2000 setiap menaikkan penumpang di lokasi tersebut.
 
Kanit III/Tipidkor Ahmad Nurokhim yang tergabung dalam Pokja Penindakan menyebutkan bahwa tersangka telah melanggar Pasal 7 ayat 2 huruf (a) Perda Nomor 1 tahun 2004 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir di tepi jalan umum dengan ancaman hukuman 3 bulan penjara dan denda maksimal Rp. 5.000.000,- “Kami telah melakukan sidang terhadap kedua tersangka dan telah mendapatkan putusan pengadilan berupa denda Rp. 500.000 subsider 7 hari kurungan.
 
Di tempat terpisah Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi apa yang dilakukan tim saber pungli yang telah berupaya mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan transparan. “Saya minta kepada masyarakat untuk terus melakukan pengawasan dan pelaporan terhadap tindakan yang di luar aturan. Sedangkan kepada oknum-oknum yang melakukan praktek pungli untuk dapat mengambil pelajaran iniagar tidak lagi melakukan praktek pungutan liar,” pungkasnya.