• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Wali Kota Hendi Akan Gelar Pasar Murah Serentak di 16 Tempat

 15-02-2018 17:28 WIB    by Admin    Dilihat: 270 kali Berita Kota
Pada bulan Januari 2018, berbagai daerah di Indonesia mengalami tekanan inflasi yang cukup tinggi, tak terkecuali Kota Semarang. Hal ini terlihat dalam rilis BPS Jawa Tengah yang mencatat bahwa inflasi Kota  Semarang di bulan Januari 2018 berada pada tingkat 0,81%.  Angka tersebut sebenarnya masih relatif kecil bila dibandingkan dengan inflasikota-kota lain di Jawa Tengah, sebut saja Cilacap yang sebesar 1,33%, atau Tegal dengan 1,15%.
 
Bahkan bila  dibandingkan dengan inflasi pada bulan yang sama di tahun sebelumnya,  inflasi Kota Semarang pada bulan Januari 2018 yang sebesar 0,81%  tersebut, faktanya lebih kecil dibandingkan inflasi Kota Semarang di  bulan Januari 2017 yang berada pada angka 1,11%.
 
Namun tren positif penahanan laju inflasi tersebut tak lantas membuat  Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengendorkan upayanya. "Kalau melihat data di Januari kemarin kan andil terbesar inflasi ada pada kelompok  bahan pangan, maka dari itu kami akan lebih maksimalkan upayanya di 
seputar itu", jelas Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang tersebut, saat berada di Hotel Gumaya Semarang untuk menghadiri Rakerdasus DPD PDI 
Perjuangan Jawa Tengah (14/2).
 
"Dan salah satu  upayanya, nanti pada hari Senin tanggal 19 Februari 2018, kami akan  menggelar pasar murah serentak di 16 tempat", ungkap Hendi. "Untuk itu   sudah kami siapkan 40 ton beras dengan harga murah untuk didistribusikan  kepada masyarakat, disamping gula pasir, minyak goreng, dan telur  ayam", jelasnya.
 
Adapun 16 tempat penyelenggaraan pasar murah tersebut adalah di Balai Kelurahan Krobokan, 
Balai Kelurahan Kuningan, Balai Kelurahan Peterongan,  Balai Kelurahan Bugangan, 
Balai Kelurahan Bendan Duwur,  Balai Kelurahan Gemah,  Balai Kelurahan
Sendangguwo,  Balai Kelurahan Trimulyo,  Balai Kelurahan Wonosari,  Balai Kelurahan Gayamsari,  Balai Kelurahan Srondol Wetan,  Balai Kelurahan Mangkang Kulon, Balai Kecamatan Semarang Tengah, Balai Kecamatan Mijen,  Balai Kecamatan Candisari, dan aula Kecamatan Gunungpati.
 
"Teknisnya nanti pasar murah akan kami mulai serentak di hari tersebut pada pukul 9 pagi, dan untuk paket bahan pangannya dari yang semula harganya Rp  114.500,- akan dijual kepada pemegang kupon dengan harga hanya Rp  50.000,-", lanjut Hendi. "Harapannya pasar murah yang dilakukan secara 
serentak ini dapat meringankan beban masyarakat, serta dapat optimal menekan inflasi yang terjadi di Kota Semarang", tambahnya.
 
Terkait pelaksanaa pasar murah, Hendi berpesan kepada masyarakat untuk dapat  mejaga ketertiban. "Tentu saja saya berpesan agar ketertiban dalam  pelaksanannya dapat terjaga, jangan sampai karena terlalu antusias lalu  ada kejadian-kejadian yang tidak mengenakan, untuk itu juga saya sudah 
minta kepada teman-teman di lapangan untuk mengatur pembagiannya dalam 
beberapa kelompok", tutur Hendi.
 
Salah satu  camat di Kota Semarang yang akan membantu pelaksanaan pasar murah  tersebut, Ronny Tjahjo Nugroho menuturkan akan mulai membagikan kupon  kepada masyarakat di Kecamatan Gunungpati pada hari Kamis (15/12). "Di 

Kecamatan Gunungpati ada 500 kupon yang dibagikan, dan untuk penukaran  kuponnya sendiri pada hari pelaksanaan akan kami bagi dalam 4 kelompok,  untuk setiap kelompoknya perkiraan kami dapat terlayani dengan tertib  dalam waktu sekitar 1 jam", jelas Camat Gunungpati tersebut.