• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Haul Habib Hasan, Ulama Dan Pejuang Dari Semarang

 23-02-2018 11:34 WIB    by Admin    Dilihat: 307 kali Berita Kota
Sejarah dan perjuangan Bangsa Indonesia tidak bisa dilepaskan dari unsur rohani dan jasmani. Kemerdekaan Bangsa Indonesia sendiri tidak didapatkan begitu saja, namun butuh perjuangan dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan.

Di Kota Semarang sendiri banyak tokoh pejuang yang juga seorang ulama seperti Kiai Bustaman, Kiai Terboyo dan Ki Ageng Pandanaran. Semarang ternyata juga memiliki tokoh besar bagai mutiara terpendam, beliau adalah Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya seorang ulama dan pejuang yang dikenal garang saat bertempur melawan penjajah hingga dijuluki Singo Barong.

Ulama kharismatik dari Pekalongan, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya bersaksi jika sejarah perjuangan Habib Hasan bin Thoha bin Yahya dalam melawan penjajah Belanda perlu diteladani.

Dalam hal ini, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya selaku ahli waris ingin mengangkat sejarah Semarang dalam konteks wisata religius, untuk menguak kembali mutiara yang sebagian besar sudah banyak dilupakan.

Habib Luthfi prihatin saat ini terjadi kemerosotan moral dan budaya di Indonesia khususnya Jawa Tengah. Atas dasar itulah Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bertekad mewujudkan wisata religi di makam Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya, di Jalan Duku Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan.

“Sejarah beliau (Habib Hasan) telah mewarnai kehidupan bangsa. Ini akan membuat kami semangat. Ini menjadi bagian nguri-nguri sejarah bangsa. Dan akan kami agendakan sebagai wisata religius,” kata Wali Kota Hendi dalam rapat panitia haul Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya, Senin (19/2).

Haul Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya ini bertujuan untuk melestarikan tradisi warisan para leluhur, tertanamnya nilai-nilai moral kepahlawanan, terciptanya stabilitas bangsa dan keharmonisan, serta turut berperan aktif dalam menumbuhkan kecintaan Negara Indonesia dan budaya.

Tema yang diusung adalah “Dengan Haul Habib Hasan bin Thoha, Berdzikir dan Bersalawat Kita Ciptakan Kedamaian untuk Menjaga Kesatuan dan Persatuan NKRI.”

Agenda acara Haul Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya akan berlangsung di Jalan Duku Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatam Semarang Selatan mulai hari Rabu, 28 Februari 2018 dengan diawali acara khataman Al Qur’an dan acara inti akan berlangsung pada Kamis, 1 Maret 2018 dengan acara inti Kirab Merah Putih dari Makam Habib Hasan dengan rute Jalan Tentara Pelajar, Jalan MT Haryono, Jalan A. Yani kemudian finish di Simpanglima.

“Kirab merah putih ini, kita mengajak memperingati para pejuang. Kirab merah putih ini untuk membangkitakn rasa memiliki merah itu,” jelas Habib Luthfi.