• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Walikota Hendi Minta DWP Berperan Dalam Pembangunan Kota

 21-03-2018 07:37 WIB    by Admin    Dilihat: 175 kali Berita Kota
Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta Dharma Wanita Persatuan (DWP)
Kota Semarang untuk berperan akhif dalam pembangunan Kota dan tidak menjadi
organisasi wanita yang ekslusif. Hal itu diungkapkannya pada acara Serah
Terima Jabatan Ketua Antar Waktu Dharma Wanita Persatuan Kota Semarang Masa
Bhakti 2014-2019, di Ruang Loka Krida Balaikota Semarang, Selasa (20/3).

“Maksudnya para anggota DWP bersama dengan Tim Penggerak PKK, organisasi
wanita lainnya, dan masyarakat untuk melakukan sinkronisasi kegiatan riil
untuk membantu pembangunan Kota Semarang,” ujarnya didampingi Ny. Tia
Hendrar Prihadi. Hal itu  ia ungkapkan karena masih adanya sejumlah
persoalan di sekitar kita yang perlu disikapi seperti bias gender,
kemiskinan, dan pengangguran.

Pihaknya meminta kader-kader Dharma Wanita Persatuan untuk dapat bergerak
bersama memberi dorongan serta edukasi agar dapat menurunkan angka
kemiskinan bahkan KDRT di sekitar kita.

“Korban kekerasan biasanya perempuan dan anak karena secara fisik perempuan
dan anak lebih lemah dari pada laki-laki. Angkanya bahkan mencapai 40%. Ini
yang harusnya dapat menjadi target pembangunan di lingkungan masing-masing
agar dapat bergerak bersama-sama untuk menurunkan angka kekerasan dalam
rumah tangga,” sambung Walikota.

Selain itu berdasarkan data dari Bappeda Kota Semarang angka kemiskinan di
Kota Semarang mencapai 4,5% atau sebanyak 70.000 warga. Melalui
program-program kerja, DWP diharapkan dapat melakukan kegiatan guna
peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti bedah rumah atau pelatihan
usaha.

Saat ini Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Semarang dijabat oleh Ny. Agus
Riyanto yang sebelumnya dijabat oleh Ny. Asih Adi Trihananto.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah Ny. DR. Rini Budihastuti
Sri Puryono, M.Si yang pagi itu hadir, menyebutkan bahwa sebagai Aparatur
Sipil Negara harus siap ditugaskan di mana saja, untuk itu konsekuensinya
sebagai istri ASN juga harus cepat menyesuaikan diri di lingkungan yang
baru.

“Yang jelas kita harus bisa memperkuat peran perempuan melalui karya dengan
bersikap profesional sesuai potensi dan kemampuan yang dimiliki sehingga
dapat mendukung visi dan misi Dharma Wanita Persatuan,” pungkasnya.