• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

SARASEHAN KEMITRAAN PEMUDA dan PENGOBATAN GRATIS

 02-04-2018 07:44 WIB    by Admin    Dilihat: 273 kali Berita Kota
SEMARANG, Bertempat di aula Pondok Pesantren Al - Islah, Mangkang Kulon, Selasa,(27/03) telah dilangsungkan kegiatan Sarasehan kemitraan pemuda dan pengobatan gratis guna peningkatan peran dan mewariskan semangat patriotisme dan nasionalisme kepada generasi muda, guna menjaga persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Apalagi menanggapi isu – isu yang semakin gencar persoalan sosial, ekonomi, dan politik. Namun dengan kegiatan semacam ini akan lebih membantu pemerintahan untuk kedepannya. Wali Kota Semarang sediri juga mengapresiasi kegiatan semacam ini berikut tanggapannya.

“Saya berikan apresiasi dan ucapan terima kasih apalagi kegiatannya membantu masyarakat Kota Semarang yang membutuhkan, satu pengobatan gratis diskusi kebangsaan, diskusi bagaimana arah kedepannya pemuda ini untuk menghadapi isu – isu sosial dan isu – isu politik dibangsa kita” ujar Hendi.

Selain itu dalam acara kali ini juga dihadiri langsung oleh pengurus pondok pesantren Al – Islah yang sangat mendukung dengan diadakannya kegiatan ini.

“ Semoga acara ini bisa berjalan dengan baik dan lancar meningkatkan kualitas pemuda kita ini da kedepannya semogkota Semarang bisa menjadi kta yang bersih, saya yakin dengan kegiatan ini sangat bermanfaat “ harapan  Hadlor Iksan selaku  pengurus pondok pesantren Al – Islah.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang juga langsung memberikan sambutannya , “ Dengan mengadakan kegiatan ini dan berdiskusi lama dengan OPD , untuk sekiranya, kegiatan itu di pondok pesantren, jadi pemuda juga tahu, pemerintah juga tahu inilah suasana di pondok pesatren dan disertai pengobatan gratis “ pungkas  Choirul Awaludin.