• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemberian Santunan Anak Yatim Piatu SMA Kesatrian 1

 06-04-2018 09:15 WIB    by Admin    Dilihat: 538 kali Berita Kota
Semarang – Pemerintah memberlakukan program bantuan yang di berikan kepada anak yatim piatu yang telah berlangsung di  halaman SMA Kesatrian 1 Semarang, Senin (5/4).

Hadir pada kesempatan ini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi oleh Ketua Yayasan SMA Kesatrian Amat Sutarto Adiwinoto, Kepala Sekolah Tricanda,  Komite Toni Sudarsono, Tokoh Agama Abdul Rahim, dandim, camat, lurah, dan banteng muda indonesia (Lindu aji).  

 Hendi sapaan Wali Kota Semarang mengatakan ada 2 elemen program Pemerintah Kota Semarang yaitu, pada elemen pertama yaitu dengan menguatkan program UHC, guna menjamin warga semarang yang sakit dengan gratis, selanjutnya pada elemen kedua pada pendidikan, masih adanya persoalan yang mendasar pada sekolah tingkat atas (SMA) masih ada komplain pada urusan pembayaran.

Dengan konteks “ bergerak bersama” pada program yang ada di SMA Kesatrian ini, Pemerintah Kota Semarang telah  berkontribusi dengan cara memberikan bantuan pada anak yatim piatu sejumlah 1000 orang yang ada di halaman SMA Kesatrian kota Semarang ”,ujar Hendi.

Hendi berpesan untuk selalu bekerjasama dalam mewujudkan Kota Semarang menjadi kota yang hebat.

 “Saya mengajak, kepada masyarakat khususnya untuk bisa mewujudkan Semarang menjadi kota yang lebih baik dan hebat  harus ada roda yang berjalan yang saling beriringan seperti yang disinggung mengenai ibarat kita ada pada empat roda mobil yang saling berputar jadi hal ini harus kita jaga jangan samapai gembos, jalan terseok-seok harapan saya kedepan ini bisa berjalan guna mensukseskan perubahan kota semarang menjadi lebih baik dan hebat”, ajak Hendi.