• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Plt Kepala BLU Trans Semarang Menunjukkan Cara Pembayaran Tiket Trans Semarang Melalui Aplikasi OVO.

 11-04-2018 14:39 WIB    by Admin    Dilihat: 1091 kali Berita Kota
SEMARANG - Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang terus menggenjot penggunaan transaksi non tunai atau cashless bagi para pengguna moda transportasi umum Trans Semarang. Salah satunya adalah bekerja sama dengan PT Visionet Internasional (OVO) dan Grab, untuk semakin memudahkan penumpang dalam melakukan transaksi nontunai.

Sekrtaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, Kusnandir mengatakan, kerjasama tersebut merupakan tindak lanjut anjuran pemerintah untuk menggerakan transaksi nontunai. Kerjasama ini sendiri sebagai opsi pembayaran dan tiket penumpang di seluruh halte Trans Semarang melalui pembayaran non tunai yang lebih simple, instan, dan aman menggunakan aplikasi.

"Sebelumnya kami telah melakukan uji coba terhadap aplikasi OVO yang ternyata sangat mudah untuk membayar tiket," katanya usai penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Semarang, Ovo, dan Grab yang berlangsung di halaman Balai Kota Semarang, kemarin.

Menurut dirinya, dengan kerjasama tersebut nantinya akan memberikan kemudahan bagi pengguna Trans Semarang, yakni dengan memberikan opsi pembayaran dan tiket bagi para penumpang di seluruh halte Trans Semarang. "Kedepan kerjasama ini bisa berlanjut dan dikembangkan ke fasilitas lainnya," ucapnya.

Plt Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan, menambahkan dengan aplikasi tersebut penumpang Trans Semarang, bisa melakukan pembayaran tiket menggunakan aplikasi QR Code OVO. Caranya dengan  menunjukan QR Code OVO yang kemudian dilakukan scan oleh petugas. "Biaya tiket Trans Semarang secara otomatis diambilkan dari saldo yang terdapat dalam akun penumpang," jelasnya.

Sistem pembayaran baru ini, lanjut Adhe untuk melengkapi beberapa pilihan yang sudah ada yakni smartcard, Tapcash, brizzi, dan Tcash. "Harapan kami, dengan berbagai macam pilihan yang kami sediakan, penumpang mulai beralih ke transaksi nontunai yang jauh lebih cepat dan lebih mudah," harapnya.

Sementara untuk kerjasama dengan Grab, adalah salah satu cara memberikan kemudahan bagi para penumpang dapat memilih lokasi seluruh halte Trans Semarang di aplikasi Grab, untuk melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi Grab Shelter dan langsung memesan layanan transportasi aman dan nyaman lewat Grab Car maupun Grab Bike. “Grab Car maupun Grab Bike bisa dibilang menjadi angkutan feeder yang menghubungkan atau mengantar penumpang dari shelter BRT Trans Semarang ke tempat tujuan,” tambah Managing Director Grabpay Indonesia Ongki Kurniawan.

Saat ini lanjut Ongki, sedikitnya ada 300 halte Trans Semarang yang akan langsung muncul ketika pencarian di aplikasi Grab sehingga memudahkan penumpang Trans Semarang dalam melakukan pergantian moda transportasi.  Sistem multimoda sendiri, menurut dia tidak berkompetisi antara Grab dan Trans Semarang, melainkan justru saling membantu konektivitas penumpang yang tanpa hambatan.“Kami dalam waktu dekat juga akan membangun Grab shelter di halte-halte Trans Semarang, atau sebagai multimoda,”bebernya.

Direktur Utama OVO Adrian Suherman menjelaskan kerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang tersebut sebagai dukungan program Semarang Smart City. Untuk pemakain aplikasi OVO sebagai sistem pembayaran hanya dengan mengunduh aplikasi OVO dan mengisi saldo dompet di aplikasi (top up) yang bisa dilakukan melalui gerai OVO, Alfamart, maupun melalui transaksi perbankan via ATM dan online banking. “Kelebihannya tentu memudahkan masyarakat untuk menikmati BRT Trans Semarang, jadi tidak usah mikir uang receh ataupun uang kembalian,”ucapnya.