• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Hari Bumi Komite PG TK Sekolah Alam Ar Ridho Bagikan Bibit Tanaman

 30-04-2018 10:12 WIB    by Admin    Dilihat: 212 kali Berita Kota
Dalam rangka memperingati hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April lalu, Komite PG TK Sekolah Alam Ar Ridho menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang bertajuk Bumiku Hijau di Sekolah Alam Ar Ridho Meteseh, Tembalang,  Sabtu (28/4).
 
Rangkaian kegiatan tersebut berupa tree finger painting,  senam pagi, bazar, fun games, pentas seni dari para siswa,  candid camera, serta pembagian sejumlah bibit tanaman kepada warga sekitar. 
 
Wakil Ketua Panitia, Ita Ristiana Sari menjelaskanbahwa Kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 111 keluarga itu diselenggarakan atas dukungan dari sejumlah pihak seperti sekolah, orang tua murid, sponsor, serta warga sekitar. 
 
Ia menambahkan bahwa dalam kesempatan itu 
sebanyak 200 bibit tanaman berupa bibit pohon durian, pohom jambu, pohon mangga, pohon rambutan, tanaman pegagan, tomat, seledri, cabai, terong, itu dibagian kepada warga RW 11 Kelurahan Meteseh Tembalang. 
 
Sementara Kepala Sekolah PG TK Alam Ar Ridho,  Hesty Rismar'aty menyebutkan bahwa melalui pembagian bibit tanaman yang didukung oleh Dinas Pertanian Kota Semarang itu diharapkan dapat mengajak warga untuk mau menanam dan berkebun.
 
"Ada hadist menyebutkan ketika kita menanam tanaman maka amal kita akan berjalan sampai tanaman itu mati. Maka itulah yang terus kami tanamkan kepada anak-anak selama ini," tambahnya. 
 
Apresiasi pun diberikan oleh Direktur Sekolah Alam Ar Ridho Mia Inayati.  Usai bersenam dan menyerahkan bibit tanaman secara simbolis ia menyampaikan apresiasinya kepada Komite PG TK Sekolah Alam Ar Ridho serta pendukung acara dalam menyelenggarakan acara tersebut. 
 
"Kegiatan pagi hari ini sangat dekat dengan visi misi sekolah alam ini. Manusia sebagai khalifah penjaga kelestarian bumi harapannya bukan hanya tunduk kepada Allah melainkan juga dapat mengelola bumi," tandasnya. 
 
Menurutnya kondisi panas saat ini karena bumi memiliki lapisan ozon, sehingga panas bumi tidak bisa terserap keatas yang kemudian kembali ke bumi yang mengakibatkan suhu bumi meningkat. 
 
"Apalagi saat ini jumlah pohon semakin berkurang. Pembagian bibit kali ini keren sekali harapannya minimal ada 1 pohon besar di setiap rumah untuk dapat menyediakan oksigen bagi penghuninya. Seperti disekolah ini, kami memiliki kesadaran untuk menanam pohon. Jadi ketika mebuat kelas-kelas kami upayakan tidak menebang pohon karena kami sadar mereka adalah nyawa agar kita sehat," jelasnya. 
 
Pihaknya melanjutkan bahwa hal itu kerap diajarkan kepada siswa-siswinya agar mereka dapat merawat lingkungan, menanam tanaman, menjaga kebersihan, memilah sampah, mengurangi sampah plastik seperti dengan cara membawa bekal non sampah ke sekolah. 
 
Kegiatan pagi itu sesuai dengan tema pembelajaran bulanan. Setiap kelaspun memberi penampilan terkait pelestarian lingkungan. Seperti nyanyian yang menyerukan untuk menjaga lingkungan dan pengelolaan sampah serta drama tentang akibat membuang sampah sembarangan. 
 
Guna mendukung tema acara pagi itu pun penitia menyediakan snack sehat hasil bumi dan  meminta peserta untuk membawa alat makan agar dapat meminimalisir sampah. (Wulan)