• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Penumpang KA Lebaran Naik 462.923 Orang

 07-05-2018 10:05 WIB    by Admin    Dilihat: 162 kali Berita Kota
SEMARANG–Jumlah pengguna jasa layanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang pada angkutan Lebaran 2018 ini, diprediksi mencapai 462.923 orang atau naik sebesar 4,6 persen dari tahun 2017 yang sebanyak 444.659 orang. Puncaknya sendiri akan tejadi pada 13 Juni 2018 (H 1-2) sebesar 21.775 penumpang dan purna Lebaran pada 19 Juni 2018 (H 2+3) sebesar 27.876 orang.
“Prediksinya akan ada kenaikan penumpang sebesar 4,6 persen,” kata Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Dwi Erni Ratnawati di sela kegiatan inspeksi jalur rel Kereta Api mulai dari Stasiun Tegal sampai Stasiun Semarang Tawang, sejauh 150 kilometer dengan kendaraan dresin atau kendaraan khusus inspeksi lintas, kemarin.
Erni menjelaskan, masa angkutan Lebaran 2018 ini, pihak PT KAI Daop 4 Semarang akan mengoperasikan 144 perjalanan kereta api penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas KA jarak menengah dan jauh. Selain itu,ada 7 KA yang berangkat dari Semarang, dan 3 KA tambahan dengan kapasitas penumpang 5.758 penumpang setiap harinya.
“Ditambah dengan 44 KA jarak jauh dan menengah yang melintas di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang sebanyak 36 KA reguler dan 8 KA tambahan berkapasitas 21.136 penumpang per hari. Serta 18 KA jarak lokal berkapasitas 8.924 penumpang setiap harinya," ujarnya.
Tim yang dipimpin Erni juga memantau beberapa titik jalur KA yang rawan banjir dan longsor. Total wilayah PT KAI Daop 4 Semarang ada sekitar 12 titik yang rawan banjir dan longsor. Di antaranya wilayah antara Stasiun Plabuan - Stasiun Kuripan.
“Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah melakukan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi tubuh badan rel, serta menambah tenaga pemeriksa jalur rel (PPJ/ Petugas Penilik Jalur Rel ekstra) sebanyak 97 petugas," bebernya.
Untuk mengantisipasi terjadi banjir dan longsor, Daop 4 juga menyiapkan  alat material untuk siaga (AMUS) di titik strategis seperti di Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, Stasiun Kalibodri, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Alastua, Stasiun Brumbung, Stasiun Gundih, Stasiun Cepu dan Stasiun Gambringan.
“Tim ini akan siap bekerja 24 jam, dengan membawa alat perbaikan dan pemeliharaan rel KA,” ucapnya.
Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto mengungkapkan bahwa untuk titik perlintasan KA, pihaknya akan menambah petugas penjaga pelintasan (JPL/Juru Penjaga Lintasan) ekstra sebanyak 119 petugas. Saat ini, ada 512 titik pelintasan di wilayah Daop 4 Semarang, yang terdiri atas 76 titik dijaga petugas KAI, 33 titik dijaga pihak Dishub atau swasta, 25 titik fly over dan under pass, dan 378 titik tidak terjaga.