• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Diskominfo Kota Semarang Gencar Sosialisasi Antihoax di Media Sosial

 08-05-2018 18:25 WIB    by Admin    Dilihat: 364 kali Berita Kota
SEMARANG - Di media sosial banyak bersileweran ujaran kebencian, informasi hoax atau palsu, sehingga membuat Pemerintah Kota Semarang gencar mensosialisasikan gerakan anti hoax. Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang bekerja sama dengan lihatfoto.com menggelar workshop fotografi.
Workshop itu mendiskusikan menangkal berita foto hoax pada media sosial jaman sekarang yang bertempat di Oudetrap Kota Lama Semarang, Sabtu (5/5)
Kepala Dinas Kominfo Kota Semarang, Nana Storada mengaku sedang gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk menangkal berita hoax pada media sosial
Nana menegaskan, pihaknya gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk menangkal berita hoax pada media sosial.
"Saya berharap semua orang di Semarang itu menjadi produsen bukan konsumen. Maksudnya, semua bisa berekspresi ada tempat bagus foto upload. ada makanan tampilannya bagus foto upload. Jangan terlalu banyak hoax, ayo promosikan Kota Semarang," ujarnya.
Selain itu Nana juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak asal upload foto ke media sosial. Pasalnya bila itu hoax bisa dijerat dengan Undang-undang ITE.
"Hati-hati, undang undang sudah ada. Bisa dijerat," imbuhnya.
Salah satu Pewarta Foto Senior di Semarang, Chandra AN menjelaskan, memberitakan foto di media sosial memang tidak ada penyaring dan bebas.
"Semua tergantung kita, kesadaran kita dan etika kita. Makanya dalam jurnalistik foto. Penjelasan foto ada pada caption. Foto yang kita share alangkah baiknya itu ada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Sementara itu, Founder Aku Cinta Makanan Semarang, Fenny Wijanarko ibu rumah tangga yang hobi memotret tersebut menuturkan, lebih baik mengenalkan apa yang ada di Kota Semarang dari pada memberitakan gosip yang tidak jelas.
"Dari pada hoaxs mending motret makanan, untuk kemajuan kota Semarang, khususnya kuliner, yaitu mengenalkan kuliner Semarang. Nantinya para pedagang jadi senang, warung atau restourant juga jadi rame," jelasnya.