• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Bendungan Kali Sringin Meluap Ratusan Rumah di Trimulyo Terendam

 25-05-2018 09:02 WIB    by Admin    Dilihat: 125 kali Berita Kota
SEMARANG - Air yang berada bendungan Kali Sringin di RW 4 RT 6 Kelurahan Trimulyo melimpas. Akibatnya, ratusan yang berdekatan dengan lokasi pemukiman penduduk mengalami tergenang air.
 
Informasi yang dihimpun, bendungan tersebut mengalami jebol pada Rabu (23/5) sekitar pukul 13.00 wib. Akibatnya air melimpas keluar dan menggenangi jalan dan pemukiman penduduk yang ada disekitaran bendungan tersebut. 
 
Terlihat di Jalan Kawasan Industri Terboyo, masyarakat atau warga nampak kesulitan beraktifitas akibat tingginya genangan air, yang mencapai kisaran hampir 1 meter. Bahkan banyak kendaraan yang mogok baik roda dua maupun roda empat. 
 
"Banyak motor yang mogok karena airnya juga sangat tinggi, sampai setinggi motor," ungkap Bendi warga Genuk, dilokasi genangan air sambil mendorong motornya yang mogok, Rabu (23/5) kemarin.
 
Warga lain, Nuryanto mengatakan, genangan air ini tidak hanya berada di jalan, namun juga berada di pemukiman penduduk. Bahkan, kejadian ini sangat cepat, sehingga warga tidak tahu dan belum sempat menyelamatkan barang-barang miliknya.
 
"Sampai ke rumah penduduk, didaerah situ. Lumayan tinggi sampai selutut," katanya.
 
Warga berharap, pemerintah segera mengambil tindakan untuk melakukan penanganan masalah ini. Menurut Nuryanto, akibat kejadian ini aktivitas warga menjadi sangat terganggu. Terlebih, kawasan tersebut tidak hanya pemukiman penduduk, melainkan juga untuk beraktivitas kerja juga.
 
"Kalau buat riwa-riwi ya repot, ini banjirnya cukup parah airnya tinggi. Kalau bisa ya secepatnya ditangani, biar masyarakat tidak resah," katanya.
 
Sementara,  Lurah Trimulyo Diah Winarni mengakui wilayahnya tergenang air akibat tanggul atau bendungan Kali Seringin jebol. Sehingga akibat dari kejadian ini, banyak pemukiman warganya yang tergenang air.
 
"Paling parah RT 5 sama 6 RW 4 itu yang terkena langsung karena berdekatan dengan bendungan. Ya mungkin ratusan Kepala Keluarga.Ketinggian mencapai diatas lutut," katanya.
 
Menurutnya, genangan yang terjadi juga masih tinggi, karena berada persis ditengah-tengah Kali Seringin lama dan Kali Seringin Baru. 
 
"Itu wilayah BBWS itu kan miliknya BBWS lokasi Bendungan di Kali Sringin. Kan ada dua kali, Kali Sringin lama dan Baru,"
 
Diah menyebutkan, sampai sejauh ini belum ada warga yang mengungsi atas adanya kejadian ini.
 
"Warga belum mengungsi. Kalau arus cepet surutnya, tapi ini memang airnya tinggi sekali. Disitu juga ada rumah dinas tapi saya tidak tempati," jelasnya.
 
Sekretaris Camat yang juga mantan Plt Lurah Trimulyo, Suroto menambahkan diwilayah tersebut kerap terjadi genangan banjir akibat rob. Bahkan, yang sering terkena rob berada di sekitaran Kali Seringin.
 
"Paling parah kanan kiri Kali Seringin, di RW 4 RT 6, itu pemukiman RT 1 dan RT 2 RW 6. Itu dua RT sekitar 400 rumah di RT 1 sampai 4," imbuhnya.
 
Sementara, Camat Genuk Ali Mohtar lokasi tanggul tersebut berada di Seringin Baru yang berada di sebelah utara daerah Kawasan Industri Terboyo. Ali Mochtar menyebutkan, hal itu, merupakan pekerjaan dari BBWS.
 
"Itu masih proyek, jadi nanti masih ditangani oleh BBWS. Saya sudah koordinasi dengan BBWS, untuk saat ini memang belum bisa dilakukan penindakan, nanti setelah surut mau dipasangi send back lagi," katanya.