• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Ramadhan, Waktunya Memperbaiki Iman

 31-05-2018 09:42 WIB    by Admin    Dilihat: 190 kali Berita Kota

SEMARANG- Malam ramadhan ke 13 tarawih keliling (tarling) kembali dilaksanakan di Masjid Nurul yakin Rumah dinas TNI Angkatan Laut Kalibanteng kulon, Senin (28/5). Menurut Ustadz Kumaidi dalam tausiahnya, saat ini kita memasuki fase ke 3 ramadhan. “Menurut Hadist Riwayat Abu Hurairah radhiallohu’anhu Rasulullah bersabda Ramadhan memiliki 3 fase. Awal bulan Ramadhan adalah rahmah, pertengahan adalah maghfirah, dan ketiga adalah ‘itqun minannar atau pembebasan dari neraka untuk itu hendaknya kita harus bersemangat dalam beribadah,” jelasnya.
Ia melanjutkan bahwa semua hamba Allah yang ciptakan di dunia ini terpanggil untuk melaksanakan puasa di bulan Ramadhan karena iman. “Jika kita memiliki iman tapi tidak berpuasa, tidak melaksanakan ibadah dan perintah Allah berarti ada yang konslet”. 
Untuk itu, sambungnya, mumpung dalam bulan Ramadhan mari kita perbaiki dengan melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh karena Allah SWT akan memberikan ganjaran yang tak kurang-kurang.
Sementara Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang hadir malam itu bersama para muspida dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang mengungkapkan bahwa pihaknya memberi apresiasi karena Semarang adalah satu-satunya kota yang paling kondusif di Indonesia. 

“Itu bukan karena walikotanya atau Danlanalnya melainkan karena Warga Kota Seamrang sudah se-iya sekata membuat wilayah Semarang tetap kondusif dengan saling menghormati dan menghargai tehadap seluruh perbedaan yang ada di kota Semarang,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga mengapresiasi terhadap jajaran TNI Angkatan Laut yang telah memberikan peranan besar terhadap nNegara Kesatuan Republik Indonesia. “Saat ini ada 13.500 pulau di Indonesia yang diasatukan oleh lautan. Artinya begitu besar peran TNI Angkatan Laut yang telah menjaga sector kelautan. Seperti dari penyelundupan atau masuknya kapa lasing uyang dapat memecah belah kesatuan NKRI,” terangnya.

Untuk itu ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung jajaran TNI Angkatan Laut. “Apalagi PR naya nanti adalah saat arus mudik lebaran dimana mereka membawa kapal dari Jakarta ke Semarang dan Surabaya. Ini yang dinamakan sinergi. Semarang kalau hanya mengandalkan pemerintah tidak akan semaju sekarang apalagi Semarang memiliki APBD yang kecil,” ujarnya.

Namun pihaknya bangga meski APBD paling kecil tetapi capaian ekonominya melebihi kota lain. “Ini terjadi karena sinergi dari seluruh jajaran masyarakat. Hal ini harus dipertahankan untuk membuat Semarang semakin baik,” pungkasnya