• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pelepasan Jama'ah Haji Kota Semarang Tahun 1439 H/ 2018 M di Auditorium Kampus III UIN Walisongo Semarang

 12-07-2018 10:10 WIB    by Admin    Dilihat: 632 kali Berita Kota

Semarang - Pelepasan Jama'ah Haji Kota Semarang tahun 1439 Hijriyah/2018 M yang diselenggarakan di Auditorium Kampus III UIN Walisongo Semarang, Rabu (11/07) dihadiri oleh Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Semarang Drs. H. Moch Habib, MM., Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Solichin, MM., Manager Sales dan Marketing Eksekutif PT. Garuda Heru Pratama, Petugas Kloter dan diikuti calon Jama'ah Haji Kota Semarang yang berjumlah 1919 orang.

 

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Semarang Drs. H. Moch Habib, MM menyampaikan peraturan kegiatan penyelenggaraan manasik Haji masal tahap ke-2 sekaligus pelepasan kepada para calon Jama'ah Haji Kota Sekarang. Maksud dan tujuan, salah satu diantaranya adalah pembimbingan manasik agar seluruh Jama'ah calon Haji Kota Semarang dapat memahami segala sesuatu yang harus dilaksanakan mulai pemberangkatan kemudian ketika menjalankan ibadah di tanah suci Mekkah dan Madinah dengan sempurna sehingga bisa menjadi Haji yang mabrur dan pada akhirnya bisa dipulangkan kembali ke tanah air Indonesia Kota Semarang. 

 

Laporan tahun ini Jamaah Kota Semarang menduduki  peringkat nomor 1 se-Provinsi Jawa Tengah. Jumlahnya 1919, menurut Habib "angka 1919 ini angka yang paling bagus karena tidak ada saingannya dan tidak ada yang menyaingi, angka 1 selalu nomor 1 dan angka 9 ini angka Wali Songo". Data bedasarkan jenis kelamin hingga saat ini mencapai laki-laki 869 dan wanita 1050. Berdasarkan pendidikan yang berdominasi SD, SMA, SMP, D3 dan S1. Berdasarkan pekerjaan PNS, TNI Polri, Pedagang, Petani, Nelayan, Swasta, Pelajar, BUMN, BUMG, Pensiunan, Ibu Rumah Tangga, dll. Data berdasarkan usia 19-88 tahun yang mendominasi yaitu umur 51-60 tahun, jama'ah Haji yang termuda berumur 19 tahun yang bernama Yusuf Ardi Permana bin Imam Muhadi dari Kecamatan Pedurungan dan jamaah Haji tertua berumur 88 tahun bernama Wardi bin Wirto dari Kecamatan Gunung Pati. Tahun ini sudah tidak ada biaya gotong royong untuk Pemberangkatan dan pemulangan dari Semarang-Solo semuanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Semarang.

 

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan bahwa dibandingkan ibadah wajib lainnya, ibadah Haji bukanlah ibadah yang sederhana karena dibutuhkan kesiapan fisik, batin, dan jiwa yang luar biasa, baik sebelum berangkat, pada saat naik haji selama 40 hari maupun setelah ibadah haji dari tanah suci.

 

Pesan dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk para jama'ah calon haji dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yaitu " Tata niat untuk mengharap ridho dari Allah". Jaga kesehatan untuk memperbanyak minum air putih karena akan berhadapan dengan iklim yang baru yang sangat berbeda dengan iklim di Kota Semarang maupun Indonesia. Rukun guyub dan saling menolong sesama jamaah haji tanpa perlu melihat dari kelompok haji mana mereka berasal. Koper tidak perlu banyak-banyak cukup membawa koper sesuai standar dari Garuda sehingga tidak akan kehilangan koper-koper itu. Terakhir, akan bertemu dengan ribuan jamaah haji dari seluruh Indonesia maupun berbagai negara. Tetap jaga sopan santun, tunjukan bahwa orang Indonesia khususnya Kota Semarang adalah orang baik, dan tidak lupa ceritakan hal-hal positif tentang Kota Semarang". Semoga selamat sampai tujuan dan kembali lagi ke Kota Semarang. Selamat menjalankan ibadah haji, semoga ibadah Bapak-Ibu diterima Allah SWT dan digolongkan sebagai haji yang mabrur dan mabruroh, pungkasnya.