• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Warga Podorejo Minta Perbaikan Akses

 31-07-2018 08:54 WIB    by Admin    Dilihat: 425 kali Berita Kota
SEMARANG - Ribuan warga Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, mengarak hasil bumi sebagai rasa wujud dan syukur atas panen yang melimpah. Selaim itu juga diselenggarakan pegelaran wayang kulit semalam suntuk, Minggu (30/7) malam. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadarlusman.
 
Saat Hendi-sapaan akrab wali kota-menyapa warga Podorejo, perwakilan warga mengeluhkan akses jalan kampung yang masih rusak. Akses jalan tersebut menuju ke sebuah sendang yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
 
"Sendang itu digunakan sebagai sumber mata air warga, sayangnya akses jalan menuju ke Sendang rusak parah sehingga warga kesulitan mengambil air," kata Suwignyo perwakilan warga.
 
Secara langsung, Suwignyo meminta agar Hendi dan Kadarlusman, bisa mengucurkan anggaran guna membangun akses jalan sepanjang kurang lebih 700 meter tersebut agar warga tidak lagi kesulitan mengambil air."Saya harap Pak Wali dan Pak Pilus (Kadarlusman) mau mendengar aspirasi kami dan membangunkan jalan ke sendang," ucapnya.
 
Terkait permintaan warga untuk pembangunan akses jalan, Hendi mengungkapkan jika pemkot telah melakukan perencanaan untuk membangun jalan dari dan menuju sendang pada 2019 mendatang."Tahun ini sudah masuk perencanaan kok, DED (detail ngineering design) juga sudah ada. Tahun depan akan mulai dibangun dengan anggaran sekitar Rp 3 miliar," katanya.
 
Sejak empat tahun lalu, lanjut Hendi dirinya kerap menyalurkan APBD ke daerah pinggiran termasuk Kelurahan Podorejo, guna perbaikan infastruktur jalan ataupun fasilitas umum lainnya. Terkait program tersebut, Hendi juga meminta kelogowooan dari masyarakat terutama untuk pelebaran jalan, pasalnya harus dilakukan pembebasan lahan oleh Pemkot Semarang."Kemarin jalan menuju Podorejo kami lebarkan, memang masih separuh, namun tetap akan diteruskan. Jalan yang dulu gelap, sekarang sudah terang karena sudah ada pemasangan lampu," tambahnya.
 
Sementara terkait kegiatan wayang kulit, Hendi sangat mengrpesiasi warga Podorejo, serta kelurahan lainnya yang menyelenggarakan wayang kulit sebagai hajatan ataupun wujud syukur kepada Tuhan. "Wayangan ini patut diapresiasi, karena salah satu upaya untuk melestasrikan budaya Jawa," ujar Hendi.