• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

TPP PKK dan Pengusaha Bersinergi Bangun Semarang lewat Kampung Tematik

 16-08-2018 08:30 WIB    by Admin    Dilihat: 577 kali Berita Kota
SEMARANG- Melalui konsep pembangunan Bergerak Bersama, Walikota Semarang yakin Semarang akan maju dengan cepat. Hal itu pun diamini sejumlah pihak tak hanya pemerintah, pihak swasta dan masyarakat pun siap berpartisipasi membangun Kota Semarang.
 
Buktinya Rabu (15/6) di Hotel Grasia dilakukan penyerahan proposal dan penandatanganan surat pengantar dari Ketua TP PKK kepada perusahaan dalam rangka sinergitas membangun wilayah melalui kampung tematik.
 
Walikota Semarang ‘Hendi’ Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa sebagai penyelenggara negara, Pemerintah Kota Semarang tentu bisa mengatasi sejumlah persoalan yang ada di masyarakat.
 
“Namun jika hanya mengandalkan Pemerintah saja tentu Semarang tidak akan lebih baik dari kota lain. Melalui konsep bergerak Bersama membuat melakukan sosialisasi kepada masyarakat kalau hanya masalah saluran mampet tidak usah menunggu APBD, warga bisa melakukan kerjabakti,” ujarnya.
 
Ia melanjutkan bahwa dalam membangun Semarang perlu adanya kolaborasi antara perguruan tinggi sebagai advicer, perusahaan besar sebagai pemberi CSR, dan masyarakat sebagai penerima CSR.
 
“Dalam hal ini PKK sebagai kader penggerak masyarakat turut berpartisipasi dalam rangka sinergitas membangun wilayah melalui kampung tematik. Tentu ini merupakan kontribusi yang baik apalagi bersama para pengusaha melalui program CSRnya. Konsep bergerak bersamanya sangat kentara,” tambah Hendi.
 
Pihaknya meyakinkan bahwa melalui acara pada siang hari itu sejumlah elemen masyarakat dapat berkumpul, bersatu, dan berfikir bersama agar Semarang lebih cepat dalam pembangunan menyalip kota-kota besar lainnya.
 
Di tahun 2016 Pemkot Semarang telah berhasil melaksanakan kampung tematik di 32 kelurahan, tahun 2017 di 80 kelurahan, sedangkan tahun 2018 ini ditargetakan sebanyak 65 kelurahan.
 
Dalam kesempatan itu diserahkan proposal dari sebanyak 19 kelurahan di Kota Semarang kepada perusahaan terkait pembangunan kampung tematik sesuai potensi unggulan masing-masing. Seperti dari kelurahan Tugurejo untuk Kampung Pilah sampahnya, Kelurahan Bangetayu Wetan untuk kampung tempeh-rempahnya, kelurahan Penggaron Kidul untuk kampung donat wingkonya, Kelurahan Tawangmas untuk kampung Cinderamatanya, Kelurahan Bendan Ngisor untuk kampung ramah lansianya, Kelurahan Krobokan untuk kampung tempenya, kelurahan Bandarharjo untuk kampung kuliner ikan panggangnya, dll.