• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pedagang Kaki Lima (PKL) Terminal Terboyo nantikan realisasi dari janji Pemerintah Kota Semarang, yang akan membangun lapak relokasi sementara di area Terminal Terboyo.

 12-09-2018 08:36 WIB    by Admin    Dilihat: 906 kali Berita Kota
SEMARANG- Sekretaris Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) Terminal Terboyo, Joko mengatakan, jalur sebelah utara Terminal Terboyo saat ini sudah dalam proses pengurugan, sehingga aktivitas jual beli pun sudah tidak ada lagi. 
 
"Pedagang saat ini sangat resah, kita tidak bisa berjualan karena terminal sudah diurug sekitar 60 persen," katanya, saat di hubungi Asatu.id melalui sambungan seluler. 
 
Menurut Joko, seharusnya Pemerintah Kota sebelum melakukan pembongkaran terhadap terminal, terlebih dahulu memperhatikan 220 pedagang yang bergantung hidup di Terminal Terboyo. 
 
"Saya mendapat informasi sebagian kios sudah ada yang mulai dibongkar, kan kasian. Sementara saat ini belum ada tempat relokasi untuk 120 pedagang yang sudah bersedia direlokasi di area terminal," sesalnya. 
 
Menurutnya, beberapa waktu lalu dari Pemerintah Kota sudah melakukan pengukuran di sepanjang jalan pintu masuk terminal. Namun ternyata setelah dilakukan pengukuran ‎tidak layak jika dijadikan tempat relokasi, karena banyak kendaraan keluar masuk. 
 
"Semalam (Kemarin) diu‎kur dipinggir jalan. Namun ternyata membahayakan karena banyak truk-truk besar lewat," ungkapnya. 
 
Olehkarena itu, pihaknya berharap Pemerintah dapat melakukan upaya yang cepat untuk menyelesaikan relokasi di Terminal Terboyo.
 
‎"Belum ada kepastian yang di Terboyo kapan akan dibangun. Harapan ada kepastian untuk segera dibangun relokasi," ungkapnya. 
 
Kepastian Relokasi ke Pasar Banjardowo selain direlokasi di area terminal, Pemerintah Kota Semarang juga memfasilitasi Pedagang Terminal Terboyo untuk menempati Pasar Banjardowo, sebagai relokasi Sementara sembari menunggu proses pembangunan terminal terboyo dan realisasi pembangunan terminal tipe C selesai. 
 
Terkait hal itu, Joko mengungkapkan saat ini pihaknya sudah mendata jumlah pedagang yang bersedia untuk pindah di Pasar Banjardowo. ‎"Di Pasar Banjardowo sudah kami data sekitar 70 pedagagang. Kan sebelumnya 120 pedagang menginginkan tetap di area terminal," ungkapnya. 
 
Kepastian kapan pedagang Terminal Terboyo untuk dapat pindah di Pasar Banjardowo, Lanjut Joko saat ini pihaknya menunggu instruksi baik dari Dinas Perhubungan, maupun Dinas Perdagangan. 
 
"Infonya, Rabu besok kepastian kami bisa menempati Pasar Banjardowo. Tapi tidak 70 pedagang sekaligus karena dari Dinas Perdagangan Saat ini masih melakukan pendataan jumlah kios atau lapak yang bisa kita tempati," ungkapnya. 
 
Hal ini mengingat, dari 58 kios dan Los yang dijanjikan‎ saat ini baru 20 yang sudah pasti dapat kita tempati. 
 
"Kami minta sesuai data yang diberi oleh pemerintah itu sekitar 58 . Paling tidak 30 dulu lah harus dipenuhi," ungkapnya. 
 
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan sebanyak 28 sudah disiapkan untuk PKL terminal Terboyo.  "Banjardowo 28 sudah disiapkan untuk PKL Terboyo, dan yang 30 sisanya jika tidak ada validasi dari pedagang Pasar Banjardowo ke kamin kita akan serahkan ke pedagang Terminal Terboyo‎ 30 lapak itu untuk dipergunakan," imbuhnya.